RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ketua KONI Salatiga Agus Purwanto memberi peringatan keras kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tahapan persiapan Porprov.
Sebanyak 84 atlet yang mangkir dalam tes parameter tahap I terancam dicoret dari kontingen apabila tidak mengikuti tes susulan.
Tes parameter tersebut digelar di sekretariat KONI Salatiga pada Sabtu (9/5/2026) lalu.
Kegiatan itu menjadi bagian penting untuk memetakan kesiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Dari total 320 atlet yang diproyeksikan masuk kontingen, hanya 236 atlet hadir mengikuti tes. Sisanya absen dengan berbagai alasan, seperti izin mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas), sakit, maupun kepentingan lainnya.
Agus Purwanto menegaskan, kehadiran dalam tes parameter menjadi indikator komitmen atlet. Karena itu, atlet yang mangkir tanpa alasan jelas tidak menutup kemungkinan dicoret dari daftar proyeksi kontingen.
“Semua atlet harus menunjukkan keseriusan. Kalau tidak mengikuti tahapan yang sudah ditentukan, tentu akan menjadi bahan evaluasi,” tegasnya.
Tes dilakukan oleh tim medis KONI dengan pemeriksaan kesehatan meliputi tinggi badan, berat badan, serta tekanan darah sebelum dan sesudah aktivitas fisik.
Setelah itu atlet menjalani tes fisik berupa kelincahan, kekuatan, daya tahan lewat multistage fitness test (MFT) atau beep test, push up, back up, sit up, hingga tes daya ledak.
Sebanyak 35 cabang olahraga mengikuti agenda tersebut, termasuk cabor nonfisik seperti catur dan aeromodeling. Bahkan ada peserta berusia di atas 40 tahun yang tetap mengikuti tes.
Menurut Agus Purwanto, tes parameter digelar dua tahap. Tahap pertama berlangsung Mei 2026 dan tahap kedua dijadwalkan September 2026. Hasil tes akan menjadi dasar evaluasi pembentukan tim terbaik bagi Salatiga di Porprov mendatang.