KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kapolres Veronica jadi Irup di SMPN 1 Salatiga. “Jauhi Narkoba”

Kapolres Veronica jadi Irup di SMPN 1 Salatiga. “Jauhi Narkoba”

Kapolres Veronica jadi Irup di SMPN 1 Salatiga. “Jauhi Narkoba”

Kapolres dan kepala sekolah berikan piala

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka membangun kedisiplinan, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini, Kapolres Salatiga AKBP Veronica, menjadi Inspektur Upacara (Irup) di SMP Negeri 1 Salatiga, Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Police Go To School”, yang digagas Polres Salatiga untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan Polri, serta menumbuhkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan taat hukum.

Dalam amanatnya, Kapolres Salatiga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab sebagai kunci keberhasilan pelajar di masa depan. Beliau juga berpesan agar para siswa menjauhi segala bentuk kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

“Hindari pergaulan yang salah, jauhi narkoba, dan jangan pernah ikut-ikutan kenakalan remaja yang hanya akan merugikan masa depan. Jadilah generasi muda yang berani berkata tidak pada hal-hal negatif,” tegas Veronica

Kapolres mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga sopan santun di dunia nyata maupun digital.

“Gunakan teknologi untuk hal yang bermanfaat, bangun prestasi, dan jadilah kebanggaan bagi orang tua, sekolah, serta bangsa,” tambahnya.

Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Seusai upacara, Kapolres Salatiga berinteraksi langsung dengan para siswa dan guru, memberikan motivasi serta edukasi ringan tentang keselamatan berlalu lintas dan pentingnya saling menghormati di lingkungan sekolah.

Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Salatiga Mujiati, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pesan moral dari Kapolres.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih. Kehadiran Ibu Kapolres memberikan energi positif bagi siswa kami untuk semakin disiplin, menjauhi hal-hal negatif, dan fokus meraih prestasi,” ungkapnya.

Melalui program “Police Go To School”, Polres Salatiga terus berkomitmen hadir di tengah dunia pendidikan, membentuk karakter pelajar yang unggul, beretika, dan bebas dari pengaruh narkoba serta kenakalan remaja.

Selesai kegiatan Upacara, Kapolres Salatiga juga didaulat untuk menyerahkan puala dan piagam dari berbagai ajang kejuaraan dan kegiatan baik Tingkat Kota Salatiga, Propinsi maupun kejuaraan Nasional yang diraih oleh siswa dan siswi SMPN 1 Salatiga.

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px