RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kebakaran melanda pabrik briket PT Susara Berkah Bersama milik Ratna Ida Santi di Jalan Rono Sentiko, Blotongan, Salatiga, Sabtu (18/10/2025) dini hari. Api diduga akibat kerusakan kipas pendingin mesin briket. Enam unit Damkar dikerahkan dan api padam dalam dua jam, tanpa korban jiwa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Oven Bermasalah, Susara Berkah Bersama Briquete Salatiga Terbakar

Diduga Oven Bermasalah, Susara Berkah Bersama Briquete Salatiga Terbakar

Diduga Oven Bermasalah, Susara Berkah Bersama Briquete Salatiga Terbakar

Anggota TNI bersama Damkar saat jinakkan api
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah pabrik briket PT. Susara Berkah Bersama dijalan Rono Sentiko Prampelan RT 03 RW 06 Kelurahan Blotongan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Terbakar. Pabrik milik Ratna Ida Santi terbakar pada Sabtu dini hari, 18/10/2025.

Menurut keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat di bagian oven (area ruang pemanasan briket). Petugas jaga malam sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Selanjutnya, petugas segera menghubungi Damkar Kota Salatiga untuk meminta bantuan.

Enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, setelah berjuang hampir dua jam, akhirnya api berhasil dipadamkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kerusakan pada kipas pendingin mesin briket, yang menyebabkan suhu di ruang pemanasan meningkat tajam.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kebakaran diperkirakan akibat suhu berlebih setelah kipas pendingin mesin mengalami gangguan. Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp. 40.000.000,. (empat puluh juta rupiah),” jelas Kapolres Salatiga AKBP Veronica, melalui siaran persnya.

Kapolres menambahkan, jajaran Polsek Sidorejo bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Salatiga dan jajarannpiket fungsi, telah melakukan pemeriksaan di lokasi serta membantu pengamanan area kebakaran untuk mencegah warga mendekat ke titik api.

“Kami juga berkoordinasi dengan pemilik gudang untuk memastikan aktivitas di area sekitar aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan,” tambah Veronica.

Polres Salatiga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk memperhatikan standar keselamatan kerja dan sistem kelistrikan pada fasilitas produksi, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Petugas Damkar saat padamkan api

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum