URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Tim Satya Wacana Salatiga membuka musim baru melalui Media Day jelang IBL 2026 bersama jajaran manajemen, pelatih, dan pemain di UKSW Salatiga, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini digelar untuk menegaskan kesiapan tim menghadapi kompetisi ketat dengan target menembus playoff melalui persiapan matang dan permainan berintegritas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satya Wacana Salatiga Perkenalkan Wajah Baru Menuju IBL 2026

Satya Wacana Salatiga Perkenalkan Wajah Baru Menuju IBL 2026

Satya Wacana Salatiga Perkenalkan Wajah Baru Menuju IBL 2026

Tim basket UKSW Satya Wacana Salatiga

foto Arief Rasika

Tim basket UKSW Satya Wacana Salatiga
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Menjelang bergulirnya Indonesia Basketball League (IBL) Season 2026, Tim Basket Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Satya Wacana Salatiga (SWS) membuka lembaran musim baru melalui Media Day dan Perkenalan Resmi Tim Satya Wacana Salatiga Musim 2026, Rabu (07/01/2026) di Ruang F114. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menegaskan kesiapan tim, baik secara teknis maupun mental untuk menghadapi kompetisi yang kian kompetitif. Dalam kesempatan ini, SWS juga memperkenalkan komposisi tim, jersey musim 2026, serta arah perjuangan yang akan ditempuh sepanjang musim.

President Club SWS, yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian (WR KK) UKSW Profesor Yafet Yosafet Wilben Rissy mengungkapkan bahwa IBL musim 2026 akan menjadi panggung persaingan yang jauh lebih ketat. Kebijakan menghadirkan tiga hingga empat pemain asing di setiap klub, menurutnya, menuntut kesiapan yang lebih matang.

“Tahun ini kami menargetkan playoff. Saya meminta tim bermain profesional dan menjunjung sportivitas demi mempersembahkan yang terbaik bagi UKSW, Salatiga, dan pecinta basket Indonesia,” ujar Profesor Yafet yang juga menjabat sebagai Ketua PERBASI Kota Salatiga periode 2025–2029. Ia menilai SWS memiliki daya saing yang solid dengan hadirnya tiga pemain asing, Serhii Pavlov, Kevin Kangu, dan Modou Kane, serta tiga wajah baru pemain lokal, Teemo, Mochammad Nabizar, dan Samuel Sualang.

Kombinasi tersebut diharapkan mampu memperkaya variasi permainan, sekaligus memperkokoh pertahanan tim. Namun, Profesor Yafet menegaskan bahwa tujuan utama SWS tidak berhenti pada hasil akhir semata. “Menang atau kalah bukan soal utama. Yang menentukan adalah bagaimana kita menang dan bagaimana kita kalah. Menang dengan jujur, kalah dengan terhormat. Itulah integritas,” tuturnya.

Senada dengan itu, General Manager SWS, Triesanto Romulo Simanjuntak, S.IP., M.A., menyoroti dinamika kompetisi musim ini yang diikuti oleh 11 tim. Berkurangnya jumlah peserta justru membuat setiap laga semakin bernilai dan menuntut konsistensi maksimal. “Setiap pertandingan akan berat dan sangat selektif. Karena itu, dukungan mitra dan media menjadi elemen penting untuk menjaga napas perjuangan tim,” ujarnya.

Triesanto Romulo Simanjuntak optimistis SWS mampu meningkatkan capaian dibandingkan musim sebelumnya, terlebih dengan kehadiran Coach SWS Jerry Lolowang, sosok pelatih yang memahami denyut dan sejarah panjang SWS di IBL. Ia juga menegaskan komitmen klub dalam menjaga kualitas dan memperjuangkan prinsip keadilan. Meski demikian, ia menekankan bahwa fokus utama tetap pada performa dan soliditas tim di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, SWS juga melakukan team and jersey reveal musim 2026, yang memperkenalkan deretan pemain, yaitu Kevin Kangu, Yehezkiel Mahesvara, Rendy Wijaya, Radhen Nathaniq, Samuel Sualang, Kevin Sihombing, Mochammad Nabizar, Henry Lakay, Imanuel Mailensun, Serhii Pavlov, Teemo, Modou Kane, dan Kahono Alif. Seluruh skuad akan dinakhodai oleh Jerry Lolowang sebagai kepala pelatih.

Dalam refleksinya, Coach SWS Jerry Lolowang mengajak seluruh elemen tim untuk mengawali musim dengan rasa syukur. Bertahan selama 16 musim di kompetisi profesional, menurutnya, adalah capaian yang tidak lahir dari proses instan. “Tim ini tidak dibangun kemarin sore. SWS telah menapaki perjalanan panjang sejak 2007, dengan berbagai pasang surut yang membentuk karakter,” ungkapnya.

Ia menargetkan posisi papan tengah yang secara otomatis mengantarkan SWS ke babak playoff. Dengan persiapan yang lebih panjang, pola kompetisi home-away yang lebih tertata, serta kondisi fisik pemain yang dinilai lebih prima, Jerry Lolowang optimistis timnya tampil lebih matang.

Optimisme serupa disampaikan Kapten SWS Hengky Lakay. Ia menyebut enam bulan masa persiapan telah menumbuhkan atmosfer positif di dalam tim. “Kami bermain dengan lebih dewasa. Pengalaman menjadi guru, dan target kami jelas, tampil lebih baik dan menembus playoff di 2026,” katanya.

Sementara itu, perwakilan pemain Rendy Wijaya menuturkan bahwa seluruh tim telah menjalani latihan intensif sebagai bekal menghadapi musim kompetisi. “Kami berharap musim ini bisa memberikan hasil yang lebih baik dan menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.

Yafet Yosafet saat diwawancara wartawan

BACA JUGA :

Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kesiapan calon guru mengabdi di berbagai daerah Indonesia dengan menjunjung nilai keberagaman dan persatuan bangsa.
Pupuk Nilai Kebangsaan, Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Diklat Bela Negara
Mahasiswa Psikologi UKSW, Gesry Shielda Surenayu, meraih Juara II Indonesian Student Essay Forum (ISEF) 2026 yang digelar ILMPI pada 23 Maret–8 April 2026. Melalui esai tentang seksisme terinternalisasi di media sosial, ia mengajak perempuan membangun kesadaran kolektif untuk saling mendukung, bukan saling menjatuhkan.
Keren! Mahasiswa Psikologi UKSW Raih Juara II Nasional, Usung Isu Seksisme di Media Sosial
UKSW Gelar Human Origins Heritage, Peserta dari 12 Negara
UKSW Gelar Human Origins Heritage, Peserta dari 12 Negara
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter pada siang hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir rendah saat gelombang dan aktivitas pasang laut mencapai puncaknya.
01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
Pemkab Pekalongan Akan Tutup Total Padepokan Padang Ati Usai Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
Alwi Farhan Tembus Semifinal Singapore Open 2026 Usai Singkirkan Kodai Naraoka
Trump Tegaskan Iran Harus Lepas Ambisi Nuklir untuk Capai Kesepakatan Damai

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter pada siang hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir rendah saat gelombang dan aktivitas pasang laut mencapai puncaknya.
01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Ratusan warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang mendatangi kantor desa pada Selasa (19/5/2026) untuk menuntut transparansi penyaluran bansos PKH yang diduga disalahgunakan perangkat desa. Warga menilai bantuan tidak diterima penuh setelah kartu ATM penerima disebut dikumpulkan oleh oknum perangkat.
Diduga Selewengkan Dana Bansos, Warga Mlilir Tuntut Kades dan Kadus Mundur

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved