URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dispertanikap Kabupaten Semarang menargetkan penambahan Luas Tambah Tanam 200 hektare melalui optimalisasi irigasi dan dua kali musim tanam di sejumlah wilayah, Kamis (8/1/2026) di Ungaran. Kebijakan ini ditempuh untuk meningkatkan indeks produksi 2026 dengan pengendalian hama terjadwal, pengembangan pertanian semi organik, serta penggunaan benih padi genjah. Deskripsi

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dispertanikap Kabupaten Semarang Targetkan Tambahan LTT 200 Hektare pada 2026

Dispertanikap Kabupaten Semarang Targetkan Tambahan LTT 200 Hektare pada 2026

Dispertanikap Kabupaten Semarang Targetkan Tambahan LTT 200 Hektare pada 2026

Ilustrasi Foto: Dok/IST

Foto: win

Ilustrasi Foto: Dok/IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang menargetkan penambahan Luas Tambah Tanam (LTT) seluas 200 hektare pada tahun 2026. Target tersebut disesuaikan dengan arah kebijakan Kementerian Pertanian guna meningkatkan indeks produksi pertanian di daerah.

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno, mengatakan penambahan LTT menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga dan meningkatkan capaian produksi seperti tahun 2025. Namun demikian, upaya tersebut menghadapi tantangan besar berupa masifnya serangan organisme pengganggu tanaman akibat kerusakan ekologi.

“Target LTT 2026 kita sesuaikan dengan target Kementerian Pertanian. Tantangannya luar biasa karena organisme pengganggu tanaman semakin masif, sehingga ke depan petani kita dorong menjadi garda penjaga ekosistem,” ujarnya di Ungaran, Kamis (8/1/2026).

Menurut Edy, peningkatan LTT akan berbanding lurus dengan kenaikan indeks produksi. Sawah-sawah yang telah memiliki jaringan irigasi akan dioptimalkan agar mampu meningkatkan indeks pertanaman hingga dua kali tanam dalam setahun.

“Kalau LTT naik, indeks produksi juga naik. Sawah yang irigasinya sudah terbangun kita dorong bisa tanam dua kali. Potensinya ada di Kecamatan Suruh dan wilayah-wilayah tadah hujan,” jelasnya.

Untuk mendukung target tersebut, Dispertanikap juga melakukan langkah pengendalian hama secara terjadwal. Gerakan pengendalian hama direncanakan dua kali dalam setahun, mengikuti dua musim tanam utama, yakni Oktober hingga Maret.

“Sekarang ini kita sudah mulai pengendalian di beberapa kecamatan karena biasanya bulan Maret muncul serangan tikus, terutama di sekitar Rawa Pening,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Semarang turut mendorong peningkatan produktivitas melalui pengembangan pertanian semi organik. Pada 2026, petani akan mendapat bantuan pupuk organik serta benih padi genjah yang memiliki masa panen lebih cepat.

“Bibit genjah bisa panen sekitar 85 hari dari yang biasanya 120 hari,” pungkas Edy. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved