URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Prosesi Farewell Parade menandai pergantian Kapolres Salatiga dari AKBP Veronica kepada AKBP Ade Papa Rihi di Mapolres Salatiga, usai sertijab di Polda Jateng. Acara digelar Selasa Januari 2026 sebagai simbol estafet kepemimpinan dan penghormatan atas pengabdian pejabat lama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gantikan Veronica, Ade Papa Rihi, Putra Asli NTT Jabat Kapolres Salatiga

Gantikan Veronica, Ade Papa Rihi, Putra Asli NTT Jabat Kapolres Salatiga

Gantikan Veronica, Ade Papa Rihi, Putra Asli NTT Jabat Kapolres Salatiga

Suasana payung pora sertijab Kapolres Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Momen penuh makna bagi jajaran Polres Salatiga. Prosesi Farewell Parade secara resmi mengiringi langkah AKBP Ade Papa Rihi, putra asli Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mengemban amanah sebagai Kapolres Salatiga, menggantikan AKBP Veronica.

Sehari sebelumnya, Serah Terima Jabatan telah dilaksanakan di Mapolda Jawa Tengah dan dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Pada hari ini, AKBP Ade Papa Rihi secara resmi mengambil alih tongkat komando kepemimpinan Polres Salatiga.

Prosesi diawali dengan kedatangan Kapolres Salatiga beserta Ibu di Mapolres Salatiga, disambut Wakapolres Salatiga Kompol R. Arsadi serta pengalungan bunga oleh siswa TK Kemala Bhayangkari Salatiga.

Di dalam Payung Pora, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.disambut pejabat lama AKBP Veronica, Setelah pengalungan untaian bunga melati, pejabat lama secara simbolis menyerahkan kunci Mapolres Salatiga kepada pejabat baru sebagai tanda estafet kepemimpinan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan pita menuju lorong ruang kerja Kapolres Salatiga, kemudian ramah tamah di ruang kerja Kapolres.

Selanjutnya, pejabat lama melaksanakan laporan kesatuan kepada pejabat baru yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama dan Perwira Polres Salatiga di Pendopo Widya Qasana Tribarata Polres Salatiga

Kegiatan ditutup dengan pelepasan pejabat lama melalui Tradisi Pedang Pora. Prosesi dimulai saat pejabat lama memasuki Payung Pora, menerima kalungan bunga melati dari pejabat baru serta buket bunga dari Ibu Kapolres Salatiga.

Pejabat lama kemudian didampingi suami dan melewati Gerbang Pora dan menyalami seluruh personel Polres Salatiga yang berbaris rapi.

AKBP Veronica, selanjutnya dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kapolres Batang Polda Jawa Tengah.

Sebuah perpisahan yang sunyi, namun sarat penghormatan, karena kepemimpinan yang baik memang selalu meninggalkan jejak, bukan sekadar jabatan.

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved