RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tingkatkan Pelayanan Transaksi, JSB Lakukan Modernisasi Sistem di Sejumlah Gerbang Tol

Tingkatkan Pelayanan Transaksi, JSB Lakukan Modernisasi Sistem di Sejumlah Gerbang Tol

Tingkatkan Pelayanan Transaksi, JSB Lakukan Modernisasi Sistem di Sejumlah Gerbang Tol

Foto: Dokumen

RasikaFM Semarang (14/01) – PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol melalui sistem transaksi di sejumlah titik strategis, khususnya di Gerbang Tol Kalikangkung dan Gerbang Tol Weleri.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan, kelancaran, serta keandalan layanan transaksi jalan tol.

Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, JSB telah melakukan pengadaan dan pemasangan 6 unit Rambu Tarif Digital yang berfungsi menampilkan informasi tarif tol secara jelas dan real-time kepada pengguna jalan. Kehadiran rambu digital ini diharapkan dapat meningkatkan layanan informasi serta membantu pengguna jalan dalam mempersiapkan transaksi sebelum memasuki gerbang tol.

Selain itu, JSB juga melakukan pengadaan dan pemasangan Gardu Reversible Exit di Gerbang Tol Weleri untuk meningkatkan fleksibilitas operasional dalam mengantisipasi fluktuasi volume lalu lintas, khususnya pada periode lalu lintas padat. Penataan ulang turut dilakukan pada Gardu OAB Gerbang Tol Kalikangkung, serta modifikasi Gardu GTO Single, guna mengoptimalkan kapasitas layanan dan memperlancar arus kendaraan.

Dalam mendukung sistem transaksi nontunai yang andal, JSB melakukan pengadaan peralatan e-payment, 3 unit mobile reader, serta server integrasi yang berfungsi memperkuat konektivitas dan stabilitas sistem transaksi. Selain itu, pemasangan sistem Public Address (PA) turut dilakukan untuk mendukung penyampaian informasi operasional dan imbauan kepada pengguna jalan secara cepat dan efektif.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang menyampaikan bahwa rangkaian peningkatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan jalan tol yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna.

“Kami terus melakukan evaluasi dan pengembangan sistem transaksi agar layanan semakin cepat, nyaman, dan andal, seiring dengan pertumbuhan volume lalu lintas dan transformasi digital di jalan tol,” ujarnya.

Melalui peningkatan sarana dan sistem transaksi ini, PT Jasamarga Semarang Batang berharap dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik, mendukung kelancaran perjalanan, serta meningkatkan kepercayaan pengguna jalan terhadap layanan jalan tol yang dikelola.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran