KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kadisdik Salatiga Minta Maaf soal Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru

Kadisdik Salatiga Minta Maaf soal Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru

Kadisdik Salatiga Minta Maaf soal Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru

Suasana KBM di salah satu sekolah di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Muh Nasiruddin,Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga, menyampaikan permohonan maaf atas tidak teralokasinya dana insentif kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan pada APBD Tahun Anggaran 2026. Permohonan maaf tersebut disampaikan secara terbuka melalui sebuah video.

Dalam pernyataannya, Muh Nasiruddin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Salatiga, khususnya para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah swasta, terkait terbitnya Surat Edaran Kepala Dinas Nomor 800.1.12/45 tentang insentif kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan tahun anggaran 2026.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Wali Kota Salatiga atas kehilafan yang terjadi serta memohon arahan lebih lanjut.

Dirinya menyadari belum dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan maksimal di bidang pendidikan.

“Mohon maaf, belum dapat memberikan yang terbaik. Kami senantiasa akan memberikan pelayanan dalam bidanh pendidikan,” tuturnya, melalui video.

Dia juga meminta para pendidik dan tenaga kependidikan untuk bersabar menunggu hasil peninjauan ulang yang dilakukan Pemerintah Kota Salatiga terkait dengan insentif kesejahteraan bagi pendidik dan tenaga kependidikan non aparatur sipil negara (non ASN).

“Kami mohon kesabaran menunggu hasil tinjau ulang Pemerintah Kota salatiga. Kami terimakasig atas kesabaran dan pengertian yang diberikan. Mohon maaf dan dukungan dari semua pihak untuk kelancaran dan dukungan,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, DPRD Kota Salatiga menilai hilangnya anggaran insentif kesejahteraan pendidik dalam postur APBD 2026 merupakan bentuk keteledoran jajaran eksekutif. Pasalnya, anggaran tersebut selama ini bersifat rutin dan telah berjalan selama beberapa tahun.

Muh Nasiruddin permohonan maaf

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]