URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah Rurozi di Dusun Jatikurung, Pringapus, Kabupaten Semarang, rusak tertimpa empat pohon waru akibat angin kencang, Senin (26/1/2026). Peristiwa terjadi pukul 13.15 WIB saat cuaca ekstrem melanda. BPBD, damkar, dan warga melakukan evakuasi pohon serta perbaikan atap. Kerugian diperkirakan Rp5 juta tanpa korban jiwa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rumah Rurozi Rusak Tertimpa Empat Pohon, Anak Histeris Ketakutan Lari Keluar Rumah

Rumah Rurozi Rusak Tertimpa Empat Pohon, Anak Histeris Ketakutan Lari Keluar Rumah

Rumah Rurozi Rusak Tertimpa Empat Pohon, Anak Histeris Ketakutan Lari Keluar Rumah

Warga gotong royong memperbaiki atap rumah Rurozi yang rusak akibat tertimpa pohon di Dusun Jatikurung, Jatirunggo, Pringapus, Selasa (27/1/2026). Foto: win
Warga gotong royong memperbaiki atap rumah Rurozi yang rusak akibat tertimpa pohon di Dusun Jatikurung, Jatirunggo, Pringapus, Selasa (27/1/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Rumah milik Rurozi, warga Dusun Jatikurung, Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, rusak setelah tertimpa empat pohon waru akibat angin kencang, Senin (26/1/2026).

Empat pohon dengan ketinggian sekitar 25 meter tersebut tumbang dan menimpa bagian atap dapur, kamar mandi, serta sebagian kamar tidur rumah korban. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.15 WIB saat cuaca ekstrem melanda wilayah setempat.

Rurozi menuturkan, saat kejadian dirinya tengah bekerja di Kota Semarang. Angin kencang tiba-tiba menerjang dan membuat empat pohon di samping rumah ambruk.

“Anak saya saat itu sendirian di rumah, ketakutan lalu lari keluar rumah,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (27/1/2026).

Pasca kejadian, personel BPBD Kabupaten Semarang bersama petugas pemadam kebakaran dan dibantu warga setempat segera melakukan penanganan dengan memotong dan mengevakuasi batang pohon yang tumbang.

“Hari ini kerja bakti memperbaiki atap rumah dan memotong sisa batang pohon,” katanya.

Rurozi menambahkan, pohon-pohon tersebut berada di lahan milik tetangganya dan sebelumnya sudah pernah diingatkan agar dilakukan pemangkasan.

“Alhamdulillah diselesaikan secara kekeluargaan. Tidak ada korban jiwa, kerugian material sekitar Rp5 juta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan menjelaskan, sejak awal Januari 2025 hingga saat ini tercatat 14 kejadian bencana di Kabupaten Semarang. Rinciannya, cuaca ekstrem sebanyak tiga kejadian, banjir dua kejadian, tanah longsor enam kejadian, serta bencana nonalam dua kejadian. Alexander mengungkapkan, potensi bencana hidrometeorologi basah masih perlu diwaspadai, seperti hujan lebat disertai angin kencang yang dapat memicu longsor dan banjir.

“Rata-rata dari 19 kecamatan berpotensi terdampak, sesuai pembaruan harian dari BMKG,” jelasnya.

Ia menambahkan, BMKG juga melaporkan adanya tiga siklon tropis, salah satunya di wilayah Lampung yang bergerak ke arah Pulau Jawa. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung hingga Maret dan awal April mendatang. BPBD Kabupaten Semarang telah meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengaktifkan kembali saluran komunikasi bersama camat dan kepala desa, serta menerjunkan tim pemantau di seluruh kecamatan.

“Tim piket tidak hanya siaga di kantor, tetapi juga mobile dan langsung bergerak saat terjadi hujan deras di suatu wilayah,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah