URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Video protes menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Dukuh 05 Salatiga menjadi sorotan. Ketua Satgas MBG Kota Salatiga, Nina Agustin, menyampaikan evaluasi kepada pengelola Satuan Layanan Pemenuhan Gizi di Salatiga, Senin (2/3/2026), setelah ditemukan buah busuk akibat kurangnya pengawasan distribusi menu Ramadan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Menu MBG di Salatiga Diprotes, Nina Agustin Minta SPPG harus Profesional

Menu MBG di Salatiga Diprotes, Nina Agustin Minta SPPG harus Profesional

Menu MBG di Salatiga Diprotes, Nina Agustin Minta SPPG harus Profesional

foto Arief Rasika
Ketua satgas MBG Salatiga Nina Agustin
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Permintaan itu disampaikan langsung oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Salatiga, Nina Agustin. Saat ditanya sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin (2.3.2026). Dirinya memberikan tanggapan, usai adanya video viral kepala SD Negeri Dukuh 05 Kota Salatiga yang protes terkait menu MBG. Nina menyebut, kejadian yang terjadi di SD Negeri Dukuh 05 itu menjadi pelajaran bagi para pengelola Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra yayasan yang menaunginya.

Nina mengaku, telah memanggil seluruh SPPG yang beroperasi di Kota Salatiga untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja mereka. Khusus untuk SPPG yang viral tersebut, kata Nina, mereka memang mengakui kurangnya pengawasan. Sehingga menu buah untuk program Ramadan yang dibagikan dalam kondisi busuk.[custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Kami sebagai Satgas tentunya akan memberikan teguran bagi SPPG di Kota Salatiga yang berkerja tidak sesuai dengan tugas dan kewajibannya,” kata Nina yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Salatiga ini.

Dijelaskan, Satgas beberapa kali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah SPPG. Namun pada bulan Ramadan ini, pihaknya belum melakukan sidak. Selama sidak yang dilakukan sebelum Ramadan, menu MBG tidak menjadi masalah.

“Selama ini memang tidak ada masalah pada menu. Kami menerima aduan dari masyarakat, jadi kalau ada aduan langsung kita lakukan penanganan kepada SPPG yang bersangkutan,” kata Nina.

Nina menilai, terkait menu kering yang diberikan kepada penerima manfaat MBG, hal tersebut sudah diatur dalam aturan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun pihaknya mengingatkan agar para pengelola SPPG tidak memberikan menu yang ala kadarnya.

“Jangan mentang-mentang ini bulan puasa, dengan menu yang sederhana, menu keringan akhirnya diberi yang asal-asalan. Contohnya, kurma, harusnya mereka diberi kurma yang premium bukan yang curah, buah ya buah yang sudah tersortir bagus,” Tutup Nina.

Nina Agustin saat diwawancara Rasika FM

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga