URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pembangunan Exit Tol Pattimura di perbatasan Salatiga dan Pabelan mulai direalisasikan pada 2026 setelah proses panjang sejak 2017. Proyek ini didorong pemerintah pusat dan daerah untuk membuka akses ekonomi baru, mengurangi potensi sepinya kota, serta meningkatkan konektivitas wilayah melalui pengawalan lintas instansi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis

Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis

Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis

Pemantauan langsung dilokasi Exit Tol Pattimura oleh berbagai pihak. (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Setelah menunggu hampir 10 tahun, atau sejak 2017 pembangunan exit Pattimura kini sudah didepan mata.

Anggota DPR RI Nasdem asal Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, Drs H Fadholi, mengungkapkan, rencana pembangunan exit tol tersebut cukup Panjang, Pembahasan dilakukan bersama Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Wali Kota Salatiga Yulianto, dengan dilandasi keprihatinan akan dampak yang terjadi jika Jl Pattimura yang berada di perbatasan Salatiga dan Pabelan, Kabupaten Semarang tidak memiliki akses keluar tol.

“Kalau tidak ada exit tol, Salatiga bisa mati dan menjadi sepi. Karena itu, kami bersurat ke kementerian dan BPJT. Alhamdulillah, sejak 2017 sudah mendapat respons baik dan lampu hijau,” ujarnya saat kegiatan silaturahmi dan sosialisasi pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga, Sabtu (18.4.2026).

Menurutnya berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, menyampaikan komitmen dan harapan besar terhadap proyek strategis ini.

Fadholi menambahkan bahwa berbagai rapat telah dilakukan berulang kali, termasuk proses pembebasan lahan yang sempat mengalami kendala.

Namun, komunikasi intensif dengan pihak terkait, termasuk melalui kementerian dan BPJT, akhirnya membuahkan hasil.

“Prosesnya panjang, sempat mandek, tapi kami terus mengawal. Saya juga rutin berkomunikasi dengan pihak terkait, dan semuanya merespons dengan baik. Alhamdulillah sekarang sudah bisa berjalan,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk upaya pengamanan anggaran sejak awal perencanaan.

Ke depan, pembangunan tahap kedua juga akan memperhatikan analisis dampak lalu lintas (amdal lalin) untuk menghindari kemacetan.

Exit tol ini diharapkan mampu meramaikan jalur Salatiga–Grobogan serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

Fadholi juga mengusulkan agar terdapat pos penjagaan polisi di area exit tol guna menjaga keamanan dan kelancaran.

Kunjungan Lokasi Exit Tol Jalan Patimura Salatiga oleh Anggota Komisi V DPR RI, M Fadholi, Walikota Salatiga, Robby Hernawan dan Bupati Semarang, Ngesti Nugrioho (Foto dok IST)

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyampaikan bahwa pembangunan Exit Tol Pattimura akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Kita dukung penuh pembangunan ini. Harapannya bisa selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, juga menyampaikan apresiasi kepada Fadholi atas kontribusinya dalam proses pembebasan lahan.

Ia menyebutkan bahwa ujung exit tol berada di wilayah Kecamatan Pabelan.

“Exit tol ini akan menjadi bagian penting dalam pengembangan wilayah dan percepatan pembangunan ekonomi,” katanya.

Sementara itu Direktur TMJ, Prajudi, menilai bahwa keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara semua pihak.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas PU Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, yang menegaskan bahwa exit tol akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan dimulainya pembangunan Exit Tol Pattimura, masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap peningkatan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan pembangunan di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang.

– Fadholi saat berika keterangan media
– Kondisi fisik dilapangan sebelum dibangun

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi