RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang

Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang

Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang

Semangat Iduladha dan Kebhinekaan, PKS Jateng Berbagi dengan Panti Asuhan Katolik

SEMARANG – Semangat Iduladha tidak hanya menjadi momentum berbagi bagi sesama umat Islam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan lintas agama. Hal itulah yang ditunjukkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah dengan menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam rangkaian program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah yang mengusung tema “Berkurban, Berbagi, Berdaya”. Kegiatan diawali dengan penyembelihan simbolis lima ekor sapi dan satu ekor kambing pada Jumat (29/5/2026).

Dari hewan kurban yang disembelih, panitia berhasil mengemas sekitar 800 paket daging. Sebanyak 25 paket atau setara 20 kilogram daging secara khusus disalurkan kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom sebagai bentuk kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan agama.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso, mengatakan bahwa distribusi daging kurban tahun ini dilakukan melalui dua jalur utama, yakni kepada kader serta masyarakat yang membutuhkan, termasuk panti asuhan, yayasan, dan berbagai lembaga sosial.

“Insyaallah kita akan membagikannya ke dua jalur sesuai arahan Presiden PKS. Pertama kepada kader dan kedua untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan, panti asuhan, yayasan, atau lembaga sosial,” ujar Hadi.

Menurutnya, nilai utama dari ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, melainkan menghadirkan kebahagiaan dan manfaat yang dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Karena itu, PKS Jawa Tengah berupaya memastikan bahwa semangat berbagi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama yang berbeda.

“Semoga semangat kurban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa dan negara, sehingga bangsa kita bisa menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Langkah ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong dapat berjalan beriringan dengan keberagaman yang dimiliki Indonesia. Di tengah berbagai perbedaan, semangat berbagi pada Hari Raya Iduladha menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan dan memperkuat harmoni sosial di masyarakat.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px