KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi

Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi

Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi

lulusan santri Al Irsyad berprestasi berfoto bersama. (Foto Arief Rasika)

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis pesantren, Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran kembali menunjukkan kualitas lulusannya. Dari sekitar 1.600 pendaftar pada tahun ajaran baru ini, hanya sekitar 550 calon santri yang diterima atau sekitar sepertiga dari total pendaftar.

Pada Sabtu (6/6/2026), pesantren yang berdiri sejak 1987 tersebut melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah (MA), terdiri atas 271 santri putra dan 70 santri putri. Mayoritas lulusan berhasil meraih predikat mumtaz atau sangat memuaskan.
Kepada rasikafm.com,
Kepala Bagian Humas dan Kesekretariatan Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Arifin Siregar, mengatakan capaian lulusan tahun ini menunjukkan hasil dari proses pendidikan yang menggabungkan penguatan akademik dan pembinaan keislaman.

“Dari 271 lulusan putra, sebanyak 235 santri atau 86,72 persen memperoleh predikat mumtaz. Sedangkan dari 70 lulusan putri, sebanyak 56 santri atau 80 persen juga meraih predikat yang sama,” kata Arifin.

Tak hanya unggul dalam akademik, para lulusan juga mencatatkan prestasi dalam bidang tahfiz Al-Qur’an. Sebanyak 81 santri putra atau 29,88 persen dan 27 santri putri atau 38,57 persen berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz.

Lulusan terbaik putra diraih Habibi Musyaffa dengan nilai rata-rata 98,5. Selain menuntaskan hafalan 30 juz, ia juga berhasil memperoleh tiga sanad jamak qira’at dengan total tujuh riwayat Al-Qur’an yang bersambung hingga Rasulullah SAW.

Sementara itu, lulusan terbaik putri diraih Mufida Zafira Alisha dengan nilai rata-rata 98,8. Selain hafal 30 juz dan memperoleh sanad Al-Qur’an yang bersambung hingga Rasulullah SAW, ia juga telah diterima di Program Studi Syariah LIPIA Jakarta.

Arifin menjelaskan, para santri Al Irsyad Tengaran berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.

“Alumni kami melanjutkan pendidikan ke Arab Saudi, Mesir, serta sejumlah perguruan tinggi unggulan di Indonesia seperti UI, ITB, IPB, UGM, ITS, Undip, dan Universitas Brawijaya,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPP PIA Tengaran, Ust Toriq Abdat, menyebut pelepasan tahun ini merupakan angkatan ke-35 untuk santri putra dan angkatan ke-8 untuk santri putri.

“Alhamdulillah, hari ini kami melepas santri putra angkatan ke-35 dan santriwati angkatan ke-8. Pesantren ini mulai dibangun pada 1987 dan kegiatan pendidikannya dimulai pada 1988,” kata Toriq.

Menurutnya, perkembangan pesantren berlangsung secara bertahap hingga kini memiliki ribuan alumni yang tersebar di berbagai daerah dan negara.

“Untuk yang melanjutkan ke Timur Tengah, saat ini cukup banyak yang diterima di Madinah. Selain itu ada juga yang kuliah di Mesir dan berbagai perguruan tinggi lainnya, baik di luar negeri maupun di Indonesia,” ujarnya.

Toriq menambahkan, dibukanya program peminatan IPA dalam beberapa tahun terakhir turut memperluas peluang lulusan untuk diterima di perguruan tinggi umum.

“Beberapa tahun terakhir kami membuka jenjang IPA. Alhamdulillah, banyak alumni yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta unggulan karena pilihan studinya menjadi lebih beragam,” jelasnya.

Hingga tahun ini, Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran telah meluluskan sekitar 5.057 alumni. Dengan santri yang datang dari berbagai penjuru Nusantara dan capaian akademik yang terus meningkat, pesantren tersebut terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

– Ust Toriq Abdat berikan keterangan media
– Humas Al Irsyad Tengaran, Arifin Siregar
– Suasana wisuda

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]