URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tekan Covid-19, Pemkot Salatiga Akan Adakan Lomba Kedisiplinan Tingkat Kelurahan

Tekan Covid-19, Pemkot Salatiga Akan Adakan Lomba Kedisiplinan Tingkat Kelurahan

Tekan Covid-19, Pemkot Salatiga Akan Adakan Lomba Kedisiplinan Tingkat Kelurahan

featured-img

Caption Walikota Salatiga Yulianto dan ketua PKK kota Salatiga Titik Kirnaningsih dalam sebuah acara belum. Lama ini (poto Dok Humas)

RASIKAFM – Meski Angka recovery rate atau kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Salatiga menjadi yang tertinggi Jawa Tengah. Berdasarkan Data per tanggal 26 Februari 2021 dari laman corona.jatengprov.go.id, mencatat recovery rate di Salatiga mencapai 94,19 persen. Namun masyarakat tidak boleh lenggah.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto menegaskan meski recovery rate terhitung paling tinggi, tapi yang terpenting adalah upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Kami berpegangan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Sehingga upaya pendisiplinan protokol kesehatan terus dilakukan,” jelasnya, Senin (1/3/2021).

Yuliyanto mengatakan, untuk memotivasi anggota Satgas Penanganan Covid-19 dan meningkatkan kesadaran masyarakat, saat ini digagas sayembara kedisiplinan tingkat kelurahan. “Kelurahan itu kan awalnya dari Satgas Tingkat RW, jadi kita mulai dari elemen terkecil di lingkungan. Nanti ada hadiah yang lumayan, puluhan juta untuk wilayah pemenang,” tegasnya.

Indikator penilaian lomba tersebut, di antaranya wilayah dengan pasien positif Covid-19 tersedikit, isolasi mandiri tersedikit, pelanggar protokol kesehatan tersedikit, keaktifan perangkat dalam melakukan sosialisasi. “Nanti penilaian dilakukan selama tiga bulan, sehingga harapannya saat mulai tahun ajaran baru, Salatiga sudah zona hijau sehingga pembelajaran tatap muka bisa dilakukan. Saat ini sedang tahap sosialisasi,” kata Yuliyanto.

Data Minggu (28/2/2021), total kumulatif pasien Covid-19 di Salatiga ada 2.503 orang. Terdiri dari 74 pasien yang masih menjalani perawatan, 2.357 pasien dinyatakan sembuh, dan 72 orang meninggal dunia. (rief)

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved