KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali

Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali

Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali

Warga Dusun Ngobo, Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono mengantre air bantuan dari Dinsos Kabupaten Semarang menyusul krisis air bersih yang dialami warga setempat, Minggu (2/8/2026). Foto: IST/ Dinsos Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang menyiagakan satu unit mobil tangki air bersih di Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, untuk memenuhi kebutuhan air warga yang terdampak kekeringan. Layanan tersebut dilakukan secara rutin menyusul permohonan bantuan dari warga di dua RW yang mengalami krisis air bersih.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, mengatakan permohonan bantuan diajukan melalui surat resmi dari warga RW 3 dan RW 4 Dusun Ngobo, Desa Kemitir.

“Berdasarkan surat tersebut kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang. Karena Dinas Sosial memiliki mobil tangki hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, akhirnya diputuskan mobil tersebut digunakan untuk melayani kebutuhan air bersih warga secara rutin,” ujarnya dikonfirmasi di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Istichomah, warga membutuhkan distribusi air secara berkelanjutan sehingga meminta agar mobil tangki dapat disiagakan di lokasi. Permintaan tersebut tidak memungkinkan dipenuhi BPBD karena harus melayani wilayah terdampak lainnya.

“Setelah koordinasi dengan BPBD, akhirnya Dinas Sosial mengambil alih pelayanan di Desa Kemitir, sementara BPBD bisa fokus menangani lokasi lain yang juga membutuhkan bantuan air bersih,” katanya.

Untuk mendukung operasional, Dinsos Kabupaten Semarang mengajukan bantuan kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Bantuan yang diterima berupa anggaran operasional sebesar Rp4 juta untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

“Kendaraan, sopir, dan tenaga operasional sepenuhnya dari kami gratis,” ungkapnya.

Istichomah menjelaskan, jadwal droping air telah disusun hingga 21 Agustus 2026 dengan total 12 kali distribusi atau setiap dua hari sekali. Setiap kali distribusi, mobil tangki mengangkut sekitar 10.000 liter air bersih yang diambil dari sumber air di Kemawi.

“Satu mobil kami stand-by-kan di sana. Jadi tinggal turun mengambil air ke sumber, kemudian kembali mendistribusikan kepada masyarakat. Cara ini lebih efektif dibanding harus bolak-balik dari Ungaran,” jelasnya.

Ia berharap curah hujan mulai turun setelah Agustus sehingga kebutuhan bantuan air bersih dapat berkurang. Namun apabila musim kemarau masih berlanjut, warga dapat kembali mengajukan permohonan bantuan kepada Dinas Sosial.

“Kalau nanti ternyata masih belum turun hujan dan masyarakat masih membutuhkan air bersih, mereka bisa mengajukan kembali. Kami akan melihat kondisi dan kemampuan yang ada,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP