RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Fanda Chrismianto

SEMARANG – Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY, Senin (17/8/2026).

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat adalah program Tebus Murah Paket Sembako. Paket sembako senilai Rp150 ribu dapat ditebus dengan harga Rp100 ribu. Hasil penjualan akan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program ini digelar di tujuh SPBU, yakni dua lokasi di Kota Semarang serta masing-masing satu lokasi di Tegal, Banyumas, Yogyakarta, Sukoharjo, dan Sragen.

Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Fanda Chrismianto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Harapannya di HUT RI ini semoga kita semakin kompak dan bersinergi membangun bangsa. Mudah-mudahan HUT ini memberikan makna yang dalam kepada kita untuk terus tanpa lelah memberikan makna kepada bangsa,” kata Fanda.

Aktivasi bersama Veteran, komunitas ojol, dan sembako murah

Menurutnya, program Tebus Murah Sembako tidak hanya memberikan kesempatan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga mengajak masyarakat ikut membantu korban bencana di NTT.

“Setiap paket yang terjual juga menjadi wujud kepedulian kita bersama untuk saudara-saudara di NTT yang sedang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.

Selain Tebus Murah Sembako, rangkaian aktivasi kemerdekaan juga melibatkan veteran, komunitas pengemudi ojek online (ojol), dan anak-anak panti asuhan.

Di Semarang, program tersebut mendapat respons positif dari konsumen. Salah satunya Monica, pelanggan SPBU Kedungmundu.

“Kebetulan lagi isi bensin, terus ada info tebus sembako murah. Selain dapat sembako, ternyata hasilnya juga disumbangkan untuk korban gempa NTT, jadi merasa ikut membantu juga,” katanya.

Pertamina berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendekatkan perusahaan dengan masyarakat di wilayah operasionalnya

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Polda Jawa Tengah mengungkap tiga kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi di Sukoharjo, Kebumen, dan Demak pada Mei-September 2026. Polisi menemukan sejumlah modus, termasuk pengalihan LPG 3 kilogram dan penyalahgunaan Bio Solar menggunakan kendaraan modifikasi. Total nilai subsidi yang diduga disalahgunakan mencapai Rp10,82 miliar.
180 SPBU Kena Sanksi! Pertamina Bongkar Penyalahgunaan BBM Subsidi di Jateng-DIY
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran