KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Bupati Semarang bersama Rektor UPGRIS berfoto bersama usai pengundian hadiah jalan santai (Foto Arief Rasika)

RASIKAFM.COM | BERGAS – Ratusan warga dari 9 desa dan 4 kelurahan dikecamatan Bergas kabupaten Semarang nampak memadati halaman kantor kecamatan Bergas, Selasa (25.8.2026) pagi.

Mereka datang untuk memeriahkan acara Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas dan KKN UPGRIS Berdampak 2026.

Dalam expo dijual beragam makanan dan produk umkm dari kecamatan Bergas yang dibantu oleh mahasiswa.

Acara dihadiri langsung oleh Rektor UPGRIS Dr. H. Sapto Budoyo, S.H., M.H.

Dalam sambutanya Rektor berharap dengan expo bisa memperkuat sinergi antara Upgris dengan pemerintah kabupaten Semarang. “Setiap tahun UPGRIS ada program KKN di kabupaten Semarang, Terima kasih kepada pak Bupati”. Ujar Rektor.

Rektor juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada masyarakat karena telah menerima mahasiswa dengan baik.

“Atas nama Rektor dan keluarga besar Universitas PGRI Semarang, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah kabupaten Semarang dan bapak bupati.” Tambahnya.

Menurut Sapto kegiatan KKN di wilayah kabupaten Semarang ini menunjukkan adanya kolaborasi dan sinergitas yang baik antara perguruan tinggi dengan Pemerintahan.

Tahun 2026 ini, UPGRIS menerjunkan 999 mahasiswa KKN di Kabupaten Semarang. Sementara di Kecamatan Bergas berjumlah 288 mahasiswa.

“Kami berharap melalui momentum KKN ini, mahasiswa tidak hanya menimba ilmu di kampus, tetapi juga belajar hidup di tengah masyarakat dan mengimplementasikan ilmu yang didapat di kampus”. Harap Rektor.

Pihak kampus berharap kegiatan dapat memberikan dampak dan makna yang nyata bagi Masyarakat, sekaligus awal dari keberlanjutan komitmen kampus untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Sementara itu Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kampus.

“Terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang. Kepada Bapak Rektor yang selama ini telah menjalin Kerjasama, termasuk kepada para mahasiswa untuk program KKN. Mahasiswa ikut pendampingan dalam rangka menimba ilmu di desa-desa dan kelurahan”. Kata Bupati.

Bupati berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan edukasi dan inovasi kepada masyarakat, kaitannya di bidang UMKM, Seperti pembuatan produk, kemudian juga pendampingan di bidang lainnya.

Diakhir acara Ngesti meminta mahasiswa mampu mengedukasi anak-anak muda agar mereka tidak terjerumus narkoba.

Rektor UPGRIS Dr. H. Sapto Budoyo, S.H., M.H. tinjau salah satu stand

Dilain pihak, salah satu stand yang menarik perhatian adalah UMKM milik desa Ngempon. Dimana selain menampilkan miniatur candi Ngempon mahasiswa juga menjual Kunir asam dan beras kencur hasil Kerjasama dengan pengurus RT 5 RW 3.

Kepada rasika, Alya Safrina mahasiswi PGSD asal Pati mengaku senang bisa ikut meramaikan kegiatan Kesenian rakyat dan Expo.

Pantauan wartawan hingga siang ratusan warga masih setia mengikuti gelaran expo, apalagi pagi hari usai dibuka Bupati ada jalan sehat yang berhadiah speda motor dan sejumlah hadiah menarik lainya.

Video

– Rektor Upgris dan Bupati Semarang
– Suasana expo Bergas Rektor

Kabar Terkini

POPULER

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Bawen-Ambarawa telah mencapai 100 persen pekerjaan fisik dan rampung menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi. Ruas tol ini dipersiapkan untuk beroperasi pada akhir 2026 setelah rangkaian ULFO pada 28 Agustus–4 September 2026, sementara pengadaan tanah Seksi 5 Ambarawa-Temanggung masih sekitar 58 persen.
Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Rampung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
[pekok2]