KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jateng Valley Digadang-gadang Jadi Ikon Wisata Baru di Jawa Tengah

Jateng Valley Digadang-gadang Jadi Ikon Wisata Baru di Jawa Tengah

Jateng Valley Digadang-gadang Jadi Ikon Wisata Baru di Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meletakkan batu pertama pembangunan Jateng Valley didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Komisaris Utama PT Taman Wisata Jateng Prijo Handoko Rahardjo di kawasan hutan Penggaron, Ungaran Timur, Rabu (16/6/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Jawa Tengah memiliki destinasi wisata yang cukup banyak dengan segala keunikannya. Tak lama lagi, provinsi ini segera akan memiliki ikon pariwisata baru yang digadang-gadang menjadi yang terbesar di Jawa Tengah. Bertempat di kawasan hutan Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang peletakan batu pertama fase satu Jateng Valley dilaksanakan pada Rabu (16/6/2021) di enam titik secara serentak.

“Fase satu ini akan membangun Welcome & Entrance area, Pendopo area, Cimory Dairy Land area, Bike & Skate Park by United, Treetop Kafe by United, dan Parking area,” ungkap Komisaris Utama PT Taman Wisata Jateng (TWJ) Prijo Handoko Rahardjo.

Dijelaskan Handoko, Jateng Valley merupakan loka wisata yang digadang-gadang menjadi yang terbesar di Jawa Tengah. Proyek yang dirintis pada 2010 ini menempati lahan seluas 371,88 hektare. Loka Wisata ini akan hadir dengan tiga tema utama yaitu Ecological Sanctuary, Sustainable Leisure, dan Futuristic Space. Jateng Valley akan diisi dengan berbagai wahana yang mengkolaborasikan wisata dan edukasi berbasis alam.

“Ini merupakan komitmen PT TWJ membangun Jateng Valley sebagai ikon pariwisata baru di Jawa Tengah,” jelasnya.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan peletakan batu pertama ini merupakan komitmen bersama untuk membangun daerah khususnya Jawa Tengah.

“Ini wujud nyata komitmen bersama bagaimana kita bangkitkan kembali sentra ekonomi di tengah pandemi. Elemen sosial kemasyarakatan juga kita gabung di sini,” paparnya.

Ganjar berharap, pembuatan Jateng Valley tetap memperhatikan aspek lingkungan.

“Jangan sampai banyak pohon ditebang, harus berorientasi lingkungan. Pengunjung yang datang ke sini bisa dapat oksigen segar gratis. Harapannya, ini bisa bermanfaat bagi banyak orang, ada nilai lebih yang bisa didapatkan oleh masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Sebelumnya, bertepatan dengan Hari Jadi ke-70 Provinsi Jawa Tengah sudah dilaksanakan ground breaking Jateng Valley pada 15 Agustus 2020. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]