RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tiga Sekolah di Kabupaten Semarang Selenggarakan Vaksinasi Covid-19 Perdana untuk Kalangan Pelajar SD Sederajat

Tiga Sekolah di Kabupaten Semarang Selenggarakan Vaksinasi Covid-19 Perdana untuk Kalangan Pelajar SD Sederajat

Tiga Sekolah di Kabupaten Semarang Selenggarakan Vaksinasi Covid-19 Perdana untuk Kalangan Pelajar SD Sederajat

UNGARAN – Vaksinasi Covid-19 bagi kalangan usia 6-11 tahun di Kabupaten Semarang telah dimulai di tiga lokasi sekolah yakni SD negeri 01 Ungaran, SD Negeri 03 Sidomulyo dan SD Negeri 01 Bergas. Pelajar di masing-masing sekolah tersebut divaksinasi dosis pertama sejak Sabtu (18/12/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo menerangkan jumlah total target vaksinasi bagi pelajar SD sederajat sebanyak 62.708 sasaran.

“Jumlah itu tersebar di 455 SD negeri dan 44 SD swasta, belum termasuk murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di bawah Kemenag,” ujarnya saat meninjau vaksinasi di SD Negeri 01 Ungaran, Senin (20/12/2021).

Dijelaskan Katon vaksinasi bagi pelajar SD sederajat di Kabupaten Semarang akan dilaksanakan secara serentak pada Januari 2022. Selain karena saat ini bertepatan dengan masa libur sekolah, murid SD juga ada yang baru saja menerima vaksinasi pencegahan campak, difteri dan campak dalam bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).

“Kami awali di tiga sekolahan tadi, tentu saja berlaku bagi murid penerima vaksinasi yang sudah selesai jeda 4 minggu dari waktu BIAS. Selanjutnya akan dimulai serentak pada 3 Januari 2022 setelah anak-anak masuk sekolah kembali, insyaAllah satu bulan selesai” kata dia.

Sementara untuk vaksinasi bagi pelajar SMP sederajat yang belum sepenuhnya tuntas, Katon menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan satuan pendidikan terkait.

“Laporan yang kami terima ada 108 pelajar SMP sederajat yang kemarin belum ikut vaksinasi karena beberapa hal. Solusinya akan kami ikutkan vaksinasi bagi usia 6-11 tahun ini di SD yang terdekat,” imbuhnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SD Negeri 01 Ungaran Prayitno menuturkan pihaknya telah melaksanakan vaksinasi bagi peserta didik yang ada di lingkungan sekolahnya sejak Sabtu (18/12/2021).

“Sabtu kemarin ada 142 anak yang sudah divaksinasi, hari ini rencananya 123 anak. Dari jumlah itu ada 3 anak yang belum karena sakit,” ujarnya.

Dikatakan, di hari kedua ini penerima vaksinasi adalah murid kelas 3 setelah sebelumnya murid kelas 4 dan 6 yang mendapatkan vaksinasi. Sedangkan untuk kelas 2 dan 5 masih menunggu jadwal dari Puskesmas sebab mereka baru saja mengikuti BIAS.

“Informasinya sekitar satu atau dua bulan lagi baru bisa divaksinasi Covid-19,” jelasnya.

Ditambahkan Prayitno, mereka yang akan mendapatkan vaksinasi ini harus didampingi oleh orang tua masing-masing.

“Pihak Puskesmas mensyaratkan hal tersebut, sebab orang tua mengetahui anaknya punya riwayat sakit apa, kondisinya bagaimana. Itu untuk screening awal apakah si anak bisa divaksinasi atau tidak,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157