URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang meraih penghargaan terbaik pertama dalam kategori pemberitaan positif pada media online Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Teraktif Se-Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Refleksi Akhir Tahun, Lapas Semarang Raih Penghargaan Terbaik Dari Kanwil Jateng

Refleksi Akhir Tahun, Lapas Semarang Raih Penghargaan Terbaik Dari Kanwil Jateng

Refleksi Akhir Tahun, Lapas Semarang Raih Penghargaan Terbaik Dari Kanwil Jateng

featured-img

SEMARANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang meraih penghargaan terbaik pertama dalam kategori pemberitaan positif pada media online Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Teraktif Se-Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah, A Yuspahruddin pada refleksi akhir tahun, Senin (20/12/2021).

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan untuk melakukan review dan evaluasi terhadap pencapaian kinerja, pelaksanaan tugas dan fungsi serta permasalahan yang dihadapi oleh Kanwil Kemenkumham Jateng sepanjang tahun 2021.

“Serta menjadi media merumuskan resolusi, upaya dan strategi pelaksanaan target kinerja di Tahun 2022,” ujarnya seperti rilis yang diterima Selasa (21/12/2021).

Sementara itu, Kalapas Semarang, Supriyanto menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kinerja petugas Lapas Semarang yang bertanggung jawab khususnya menangani pengelolaan kehumasan.

Atas hal tersebut, Kalapas menyampaikan terima kasih kepada petugas Lapas Semarang yang telah berkerja dengan maksimal khususnya pengelolaan kehumasan sehingga mendapat penghargaan ini.

“Pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama dan koordinasi dari tim humas serta dukungan penuh seluruh jajaran Lapas Semarang, baik petugas pengamanan maupun petugas staf,” tuturnya.

“Budaya berprestasi dari berbagai program kegiatan di lingkungan Lapas Semarang harus terus ditingkatkan, seluruh petugas di Lapas Semarang harus mampu menjaga kualitas layanan pada masyarakat, mutu kinerja yang baik dan akses Informasi yang terbuka pada masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut Kalapas mengharapkan penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh petugas Lapas Semarang dalam meningkatkan kinerjanya.

Kedepan, Lapas Semarang akan terus melakukan beberapa peningkatan diantaranya pengoptimalisasian media sosial dan fokus pada strategi kehumasan, yaitu lebih kreatif serta lebih cepat dan responsif guna membangun kepercayaan publik.

“Prestasi ini harus terus dipertahankan karena tentunya mempertahankan prestasi akan lebih sulit untuk saat meraihnya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved