KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Genangan Masih Tinggi di Kaligawe, Ganjar Minta Petugas Segera Penyedotan

Genangan Masih Tinggi di Kaligawe, Ganjar Minta Petugas Segera Penyedotan

Genangan Masih Tinggi di Kaligawe, Ganjar Minta Petugas Segera Penyedotan

SEMARANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang beberapa hari terakhir, mengakibatkan sejumlah wilayah banjir. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sejak malam pergantian tahun baru menerima laporan terus memantau perkembangan.

Seperti pada Senin (3/1), saat bersepeda pagi Ganjar memantau kondisi di Jalan Kaligawe, Kecamatan Genuk. Tampak banjir masih tinggi menyebabkan kendaraan yang melintas harus antri dan ekstra hati-hati.

Ganjar tampak langsung mengambil handphone-nya dan mengambil sejumlah gambar kondisi banjir dari sisi exit tol kaligawe. Ganjar kemudian mendekat ke arah rumah pompa. Sayang Ganjar tak menemukan petugas di rumah pompa tersebut.

Ganjar melanjutkan gowesnya ke arah Banjir Kanal Timur tepatnya di Kelurahan Sawah Besar. Kondisinya masih sama seperti saat Ganjar mendatanginya di malam tahun baru. Ada hal lain yang jadi sorotan Ganjar, yakni tumpukan sampah.

“Ini rutin dibersihkan ya pak? Kalau bisa segera diangkut supaya nggak numpuk,” kata Ganjar kepada petugas jaga rumah pompa.

Beberapa kali Ganjar mengambil gambar lalu jemarinya sibuk menuliskan pesan kepada seseorang. Ganjar mengatakan pengecekan ini dilakukan karena banyak komplain masyarakat yang diterimanya.

Dirinya berharap pemangku kepentingan terkait tetap siaga dan berjaga dalam cuaca seperti saat ini. Apalagi ketika sedang tidak hujan, mestinya genangan banjir bisa segera disedot.

“Nah ini mumpung terang maksud saya di bawah flyover (kaligawe) itu masih ada genangan. Justru pada saat terang terus kemudian ada genangan, cepat-cepat disedot itu pelayanan publik,” kata Ganjar.

“Sehingga layanan publiknya itu harapannya masyarakat yang lewat itu udah bisa menikmati jalan yang kering, bukan ditinggal,” imbuhnya.

Ganjar mengaku telah meminta jajarannya untuk berkoordinasi. Selain itu, Ganjar juga berkomunikasi dengan Sekda Kota Semarang untuk menindaklanjuti.

Apalagi, pompa yang rusak di rumah pompa pasar waru masih belum berfungsi. Ganjar menerima laporan jika kerusakan akibat pompa kemasukan kawat. Maka Ganjar meminta pada petugas untuk rutin membersihkan sampah yang masuk ke aliran pompa.

“Tadi saya udah kontak dari provinsi untuk komunikasi dengan balai besar termasuk dengan pemkot, tapi barusan pak sekda kota sudah merespon termasuk membersihkan tempat-tempat yang dipakai untuk aliran sungai ini. Karena beberapa hari lalu waktu tahun baru saya nengok ke sini itu kan pompanya kemasukan kawat, artinya proses pembersihannya di situ masih ada yang lolos dan termyata merusak sehingga satu harus diperbaiki,” tutur Ganjar.

Ganjar berhatap, petugas terus berjaga di wilayah-wilayah rawan banjir. “Ini agar petugas yang ada di wilayah-wilayah paling rawan ini untuk standby terus menerus selama info bmkg masih seperti ini, kalau bisa ya sampai malam,” tandasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]