URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seminggu setelah dimulainya pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan masih berjalan dengan baik. Ganjar mengingatkan agar kontrol dan evaluasi di sekolah terus dilakukan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seminggu Berjalan, Ganjar Pastikan Pelaksanaan PTM 100 Persen Berjalan Baik

Seminggu Berjalan, Ganjar Pastikan Pelaksanaan PTM 100 Persen Berjalan Baik

Seminggu Berjalan, Ganjar Pastikan Pelaksanaan PTM 100 Persen Berjalan Baik

featured-img

SEMARANG – Seminggu setelah dimulainya pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan masih berjalan dengan baik. Ganjar mengingatkan agar kontrol dan evaluasi di sekolah terus dilakukan.

“Seminggu ini berjalan dengan baik,” kata Ganjar usai acara Penyerahan Keputusan Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengarahan Gubernur Jateng kepada Kepala SMA dan SLB di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Kantor Gubernur, Senin (10/1)

Ganjar melihat, di banyak sekolah yang menggelar PTM 100 persen menggunakan berbagai macam model pelaksanaan.

“Ada yang betul-betul seratus persen, ada yang separuh-separuh,” ujarnya.

Ganjar menyarankan pelaksanaan PTM 100 persen tetap memperhatikan fasilitas sekolahnya. Contohnya ketika dalam satu ruang kelas letak duduk siswa masih bisa berjarak, maka PTM 100 persen boleh dilakukan.

“Tapi kalau kemudian kemarin saya lihat bangkunya itu pendek dan dipakai untuk dua orang, kalau seperti ini kondisinya kayaknya agak berbahaya deh. Lebih baik dibuat dua sif,” katanya.

Evaluasi secara keseluruhan, Ganjar mengacungi jempol ke seluruh sekolah pelaksana PTM 100 persen.

“Tapi di tengahnya saya minta itu untuk diawasi, karena seringkali kan mereka ketemu temannya nggak sadar (maskernya) dia buka. Nah ini saya minta satgas untuk patroli ke sekolah dan siapapun boleh mengingatkan,” ujar Ganjar.

Seperti temuannya beberapa waktu lalu, Ganjar melihat justru gurunya yang lupa dan melepas masker di dalam kelas.

“Maka muridnya kita omongkan, hayo muridnya ngingetin nggakpapa. Jadi agar bisa saling mengingatkan,” tegasnya.

Ganjar mengatakan evaluasi dan kontrol akan terus dilakukan. Sampai hari ini, Ganjar menegaskan tidak ada laporan klaster COVID-19 di sekolah.

“Kita akan kontrol dan evaluasi terus, dan sampai hari ini belum ada temuan kasus, masih oke berjalan,” tandasnya.

Seperti diketahui, PTM 100 persen sudah dimulai sejak Senin (3/1) lalu. Di Jawa Tengah, ada sebanyak 292 satuan pendidikan dari total 2.628 satuan pendidikan di Jateng yang melaksanakan PTM 100 persen. Jumlah siswa yang terlibat yakni 164.521 siswa atau 13,3 persen dari total seluruh siswa di Jateng sekitar 1,2juta.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara