URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengurus Kota (Pengkot) Kick Boxing Indonesia (KBI) Kota Salatiga masa bakti 2021-2025 berhasil dibentuk dan disusun kepengurusannya dengan dipimpin Ketua Umum Andy Susanto, Sekretaris Puspita Triana Gustin, Bendahara Sindhy Tyas Putri Vedayana. Minggu (23/01/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Andy Susanto Jabat Ketua Umum Pengurus Kick Boxing Indonesia Kota Salatiga

Andy Susanto Jabat Ketua Umum Pengurus Kick Boxing Indonesia Kota Salatiga

Andy Susanto Jabat Ketua Umum Pengurus Kick Boxing Indonesia Kota Salatiga

featured-img

Pengurus Kota (Pengkot) Kick Boxing Indonesia (KBI) Kota Salatiga masa bakti 2021-2025 berhasil dibentuk dan disusun kepengurusannya dengan dipimpin Ketua Umum Andy Susanto, Sekretaris Puspita Triana Gustin, Bendahara Sindhy Tyas Putri Vedayana. Minggu (23/01/2022), kepengurusan Pengkot KBI Kota Salatiga akhirnya dikukuhkan oleh Ketua Pengprov KBI Jateng Eko Firli, acara digelar di Gedung Bhinneka Tunggal Ika DPRD Kota Salatiga.

Selain itu dalam kepengurusan Pengkot KBI Kota Salatiga sesuai dengan SK tentang Pengukuhan Personalia Pengurus Kick Boxing Indonesia (KBI) Kota Salatiga masa bakti 2021-2025, dan ditandatangani Ketua Umum Pengprov KBI Jateng Eko Firli dan Sekretaris Umum Kornelius Bagasworo, tertanggal 11 Nopember 2021. Dilengkapi pula duduk sebagai Dewan Pembina Forkopimda Kota Salatiga dan Dance Ishak Palit. Dan sebagai Dewan Penasehat M Amin Siahaan.

Kemudian Wakil Ketua Herman Syah Monginsidi serta dilengkapi dengan bidang-bidang. Masing-masing, Bidang Organisasi Angga Widiatama dan Juwita Nur Istiqomah. Bidang Pelatihan Yusuf Susilo, Bidang Pendidikan dan Penataran Imam Tauhid Ragananda. Kemudian, Bidang Wasit dan Juri Ahmad Kafi, Bidang Penelitian dan Pengembangan Ratih Erlina Larasati, Bidang Sarana dan Prasarana Setyo Budi dan Winda Setyo, Bidang Usaha Dana Aditya Ananda Wijasanto dan Oktovianus Kamagi, serta Bidang Humas Sugeng Sarwono dan Said Hasan.

Ketua Umum Pengkot KBI Kota Salatiga Andy Susanto menyatakan, bahwa pihaknya sangat apresiasi dan terima kasih Kick Boxing Indonesia (KBI) dapat hadir dan diterima di Kota Salatiga. Disini, KBI itu benar-benar baru dan dalam pelaksanaan program-programnya harus bisa bekerja sama. Karena, KBI ini benar-benar babat alas’ dan khususnya pengurus KBI Kota Salatiga harus siap untuk membesarkan olahraga Kick Boxing ini.

“Sekali lagi, saya tegaskan kita Pengurus KBI Kota Salatiga harus berani ‘babat alas’ dan siap menorehkan prestasi hingga tingkat internasional (dunia). Disini, jangan lupa kita semua harus saling menghargai dan ini sangat penting. KBI Salatiga harus siap berkembang serta membawa prestasi. Bahkan, KBI Kota Salatiga siap untuk mendukung ‘Salatiga Menuju Prestasi Dunia’,” kata Andy Susanto dalam sambutan usai dikukuhkan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Muh Nazirudin mengatakan, bahwa Kick Boxing Indonesia (KBI) Kota Salatiga ini ibaratnya “bayi yang baru lahir”, untuk itu dalam perjalanannya harus dapat dukungan semua pihak. Bahkan, KONI Kota Salatiga selaku induk olahraga harus dapat membimbing dan mengarahkan agar ke depan KBI ini dapat mencetak atlet handal hingga meraih prestasi mulai tingkat local/regional, provinsi, nasional maupun internasional atau dunia.

“Kami apresiasi atas terbentuknya Pengkot KBI Kota Salatiga ini. Yang membuat gembira meski saat itu belum dilantik atau dikukuhkan, adalah berhasil meraih prestasi dalam kejuaraan kick boxing di Kabupaten Semarang. Yaitu meraih 2 medali emas, 4 perak dan 4 perunggu. Dari sini, jelas KBI harus optimis dapat mencetak atlet yang berprestasi. Pengurus baru KBI ini harus ‘babat alas’ untuk meraih prestasi di kemudian hari,” jelas Muh Nazirudin, saat membacakan sambutan tertulis Walikota Salatiga.

Sementara itu, Ketua Pengprov KBI Jateng Eko Firli mengatakan, dengan terbentuknya Pengkot KBI Kota Salatiga ini, pihaknya sangat apresiasi kerja keras semuanya. Kota Salatiga itu punya banyak potensi olahraga bahkan banyak juga atlet yang berprestasi. Untuk itu, ke depan KBI Kota Salatiga harus bisa menjadikan atau mencetak atlet kick boxing berpretasi yang tidak hanya di Kota Salatiga sendiri. Namun, harus berprestasi di tingkat provinsi, nasional serta internasional (dunia).

“Pengprov KBI Jateng sangat membutuhkan dukungan agar KBI semakin berkembang dan professional serta tentunya lebih produktif. Untuk mewujudkan ini semua harus melalui proses panjang. Namun, dengan terciptanya sinergitas Pengprov Jateng dengan Pengkot/Pengkab dijamin semua itu pasti dapat terpenuhi,” tandas Eko Firli. ( rief )

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved