URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Yoyok Sukawi resmi menjadi Ketua Umum (Ketum) PSSI Jateng bersama Wakil Ketumnya Edi Suyadi. Pelantikan itu dilakukan pada saat Kongres Asprov PSSI Jateng di hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (28/1/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Yoyok Sukawi Resmi Jadi Ketum PSSI Jateng

Yoyok Sukawi Resmi Jadi Ketum PSSI Jateng

Yoyok Sukawi Resmi Jadi Ketum PSSI Jateng

featured-img

SEMARANG – Yoyok Sukawi resmi menjadi Ketua Umum (Ketum) PSSI Jateng bersama Wakil Ketumnya Edi Suyadi. Pelantikan itu dilakukan pada saat Kongres Asprov PSSI Jateng di hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (28/1/2022).

Yoyok Sukawi maju sebagai calon tunggal pada pemilihan Ketum PSSI Jateng ini. Sementara posisi Waketum, diperebutkan dua calon yakni Edi Sayudi dan Kairul Anwar.

Pada kongres tersebut, Kairul Anwar hanya mendapat 30 suara dari 71 voters yang terdiri atas pengurus askab atau askot dan klub sepakbola di Jateng. Sedangkan Edi Sayudi yang meraup 41 suara, membawa mantan Ketum Asprov PSSI Jateng ini menduduki kursi Waketum.

“Alhamdulillah tahapan pemilihan baik sesuai statuta. Saya ditemani Pak Edi diberi kepercayaan untuk mempin Asprov,” papar Yoyok.

Setelah kongres ini, Yoyok mengaku akan langsung menyusun program kerja tahunan setelah mengikuti kongres tahunan PSSI Pusat.

“Mungkin (kongres PSSI) tengah tahun, setelah itu kami baru bisa membuat program kerja. Untuk kepengurusan, semoga tidak lama, dua minggu sudah kami susun, disesuaikan dengan statuta terbaru,” ujarnya.

Menurut Yoyok, dengan kepengurusan baru ini, Asprov PSSI Jateng bisa melakulan percepatan terkait kompetisi Liga 3, Soeratin, hingga Pertiwi.

“Mudah-mudahan tidak terganggu Covid-19 dan bencana apapun. Semoga kami bisa menjadi pengurus yang amanah,” harapnya.

Sementara itu, Waketum PSSI Jateng yang baru terpilih, Edi Sayudi mengucapkan terimakasih bagi para voters yang memberikan kesempatan kali ketiga dalam kepengurusan PSSI Jateng.

“Terkait kolaborasi, saya yakin Mas Yoyok memiliki kemampuan dan pengalaman cukup besar. Saya sebagai wakil tetap akan melaksanakan tugas perintah sebagaimana dari ketua umum, demi kebersamaan sepakbola Jateng akan lebih baik,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah