UNGARAN – Setelah berhasil mengungkap identitas mayat misterius yang mengambang di Sungai Tuntang, Dusun Mengkelang Desa Asinan Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, polisi akhirnya mengungkap penyebab kematian korban.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Tegar Satrio Wicaksono mengatakan dari hasil autopsi, kuat dugaan korban tewas dengan cara dibunuh.[irp posts=”34668″ name=”Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas di Sungai Tuntang”]
“Luka pada pelipis korban merupakan bekas pukulan benda tumpul, sedangkan di leher adalah luka bekas jeratan atau cekikan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/3/2022).
Dijelaskan Tegar, korban berinisial R warga Madiun itu diduga dibunuh terlebih dahulu sebelum akhirnya pelaku mencoba menghilangkan jejak dengan membuang mayat korban ke Sungai Tuntang dan diberi pemberat berupa dua bongkah batu.
“Kami memeriksa tiga saksi, yakni pihak keluarga yang mengantarkan korban ke luar kota dan satu tetangga korban yang sempat bertemu sebelumnya,” terangnya.
Terkait dugaan pelaku pembunuhan, pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan.
“Saat ini masih kami dalami, kami masih melakukan penyelidikan semaksimal mungkin. Mohon doanya supaya dapat mengungkap kasus tersebut,” imbuhnya.
Diinformasikan bahwa korban berinisial R tersebut meninggalkan rumah sekira pada tanggal 24 Februari 2022. Empat hari setelahnya, yakni pada 28 Februari 2022 korban ditemukan mengambang dam tersangkut enceng gondok di aliran Sungai Tuntang, Dusun Mengkelang Desa Asinan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. (win)