KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Satpol PP Salatiga Tertibkan Reklame karena Ganggu Pejalan Kaki, Sebelumnya Viral di Medsos

Satpol PP Salatiga Tertibkan Reklame karena Ganggu Pejalan Kaki, Sebelumnya Viral di Medsos

Satpol PP Salatiga Tertibkan Reklame karena Ganggu Pejalan Kaki, Sebelumnya Viral di Medsos

Petugas saat tertibkan papan reklame yang menganggu (Foto dok IST)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Munculnya keluhan dari salah seorang warga di media sosial, kemudian sempat viral langsung ditindaklanjuti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga. Dalam patroli penegakan Perda dan Perwali, Senin (27.4.2026), petugas menertibkan reklame yang menjorok ke trotoar serta menindak aduan trotoar licin di depan salon kecantikan di kawasan Jetis, Jalan Kartini.

Dalam kegiatan patroli penegakan Perda dan Perwali itu, petugas menertibkan reklame yang menjorok ke trotoar serta menindak aduan trotoar licin di depan salon kecantikan di kawasan Jetis, Jalan Kartini.

Kabid penegakan satpol PP Kota SalatigaHuda Einaryana, SH menjelaskan, patroli dimulai pukul 09.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik di wilayah Kota Salatiga. Salah satu lokasi yang didatangi berada di Jalan Kartini, tepatnya area Central Compucall.

Petugas bertemu pemilik usaha dan mengimbau agar reklame yang menjorok ke trotoar segera dipindahkan.Keberadaan reklame di jalur pedestrian dinilai mengganggu hak pejalan kaki dan mengurangi kenyamanan pengguna jalan.

Satpol PP menegaskan trotoar tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi maupun komersial.Selain itu, tim juga mendatangi lokasi depan Salon Kecantikan setelah adanya aduan warga yang ramai diperbincangkan di media sosial. Keluhan tersebut terkait trotoar licin dan kendaraan pelanggan yang kerap parkir di atas trotoar.

Petugas kemudian bertemu juru parkir dan manajemen setempat. Satpol PP memberikan teguran agar pelanggan tidak lagi memarkir kendaraan di area trotoar.

Manajemen juga diminta memperbaiki kondisi trotoar agar kembali aman dan nyaman dilalui masyarakat.Respons cepat ini mendapat perhatian warga karena menunjukkan aduan masyarakat, termasuk yang viral di media sosial, langsung direspons pemerintah.

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]