KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

SPPG Pringsari Pringapus Dinilai Tak Layak, Dewan Pendidikan Minta Operasional Disetop

SPPG Pringsari Pringapus Dinilai Tak Layak, Dewan Pendidikan Minta Operasional Disetop

SPPG Pringsari Pringapus Dinilai Tak Layak, Dewan Pendidikan Minta Operasional Disetop

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang Joko Sriyono saat meninjau dapur MBG di SPPG Pringsari, Kecamatan Pringapus, Selasa (28/4/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono, menilai fasilitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pringsari, Kecamatan Pringapus, tidak layak untuk operasional.

Dari hasil temuan di lapangan, sejumlah sarana dan prasarana dinilai belum memenuhi standar operasional prosedur (SOP). Bangunan seluas 220 meter persegi ini dinilai belum memenuhi standar, baik dari segi pembagian ruangan maupun tata letaknya.

“Temuan di SPPG Pringsari ini tidak layak untuk operasional. Ruangan sangat terbatas, mess tidak ada, ruang kantor hanya satu, dan loker laki-laki dan perempuan jadi satu,” ujar Joko usai meninjau lokasi SPPG Pringsari, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, kondisi gudang dinilai terlalu sempit sehingga tidak memadai untuk menyimpan peralatan dapur. Fasilitas pengolahan limbah juga disebut belum tersedia. Ia juga menyoroti area pemorsian dan pencucian yang sempit, sehingga menyulitkan alur kerja dan sirkulasi peralatan, termasuk saat proses pembersihan wadah makanan.

“Tempat pencucian itu sempit sekali. Untuk ompreng kotor masuk sirkulasi juga sulit, bahkan ruang jalan pun sempit,” lanjutnya.

Menurut Joko, dapur MBG seharusnya memenuhi standar SOP dengan pembagian ruang yang jelas, mulai dari ruang penyimpanan, pengolahan, hingga pencucian. Atas kondisi tersebut, Dewan Pendidikan merekomendasikan agar operasional dapur MBG di SPPG Pringsari dihentikan sementara hingga dilakukan perbaikan menyeluruh.

“Untuk sementara harus disuspensi dulu. Diperbaiki dulu agar sesuai standar. Kasihan nanti anak-anak kalau dipaksakan berjalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, perbaikan diharapkan bisa segera dilakukan seperti pada SPPG lain yang sebelumnya ditemukan bermasalah namun dapat ditangani dalam waktu singkat.

“Seperti yang kami temukan di tempat lain, bisa langsung dikerjakan dan selesai dalam waktu sekitar satu minggu,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]