URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sedikitnya 150 ayam ketawa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 di Kompleks GOR KONI Salatiga, Minggu (7/6/2026). Kontes tingkat nasional ini digelar untuk melestarikan ayam ketawa asal Sidrap, Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat komunitas pecinta ayam ketawa yang terus berkembang di berbagai daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Meriah! Ajang Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 2026 di Salatiga

Meriah! Ajang Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 2026 di Salatiga

Meriah! Ajang Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 2026 di Salatiga

Suasana kontes ayam ketawa (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sedikitya 150 ayam ketawa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1. Kegiatan digelar di Kompleks GOR KONI, Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (7/6/2026).

Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa, Madura, Sulawesi Selatan dan kota-kota lainya. Seperti diketahui ayam ketawa berasal dari Sidrap, Sulawesi Selatan.

Dengan mengusung tema “Ayam Ketawa Contest The Best Competition Qualifie” itu kontes berlangsung semarak.

Dalam wawancara dengan rasikafm.com, Ketua Umum P3AKSI (Persatuan Penggemar dan Pelestari Ayam Ketawa Seluruh Indonesia) Zainal Abidin mengatakan, pihaknya menyambut baik Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 sebagai bagian upaya pelestarian ayam ketawa. Adapun agenda besar P3AKSI kedepan salah satunya adalah bisa menggelar kontes ayam ketawa piala presiden.

“Kontes berlangsung semarak saya apresiasi kontes ayam ketawa di Salatiga ini. Sedangkan penyebaran dan perkembangan ayam ketawa di Indonesia sangat pesat dimulai tahun 2010 ayam ketawa terus berkembang, begitu juga komunitas ayam ketawa dan penggemarnya semakin banyak,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua P3AKSI yang juga Ketua Panitia Bambang Arif S menegaskan, ada sembilan kelas yang dipertandingkan diantaranya, kelas durasi, kelas konsistensi suara, dan perang bintang. Menurut Bambang, kelas perang bintang menjadi kelas tersendiri yang diinisiasi Pusaka Salatiga sebagai tuan rumah kontes.

“Pusaka Cup 1 ini sebagai upaya melestarikan ayam ketawa, di Salatiga penggemarnya lumayan banyak. Ini kontes tingkat nasional yang harapannya kedepan pecinta ayam ketawa bisa berkelanjutan menggelar kontes-kontes ayam ketawa berikutnya,” kata Bambang.

Salah seorang penggemar dan peternak ayam ketawa asal Semarang, Suyono mengaku kerap mengikuti kontes ini. Baginya memelihara ayam ketawa mempunyai keasikan tersendiri.

– Bambang Arif berikan keterangan media
– Suasana lomba ayam

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon