KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Marak Investasi Bodong, Ganjar Harap OJK Makin Aktif Edukasi Masyarakat

Marak Investasi Bodong, Ganjar Harap OJK Makin Aktif Edukasi Masyarakat

Marak Investasi Bodong, Ganjar Harap OJK Makin Aktif Edukasi Masyarakat

PURWOKERTO – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap Gedung Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto yang baru jadi tempat bertanya dan edukasi bagi masyarakat. Terutama terkait bisnis investasi digital yang saat ini sedang marak.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam acara Peresmian Gedung Kantor OJK Purwokerto, di Jalan Gatot Subroto 46, Selasa (8/3). Ganjar dalam sambutannya menyinggung fenomena investasi bodong sedang hangat tetapi banyak masyarakat tidak tahu.

“Ketika kemudian masyarakat kebingungan di tengah situasi yang tidak mudah, lalu mereka mencari jalan pintas dan sering tergiur oleh investasi yang bodong apa nggak kita nggak tau, maka peran OJK menjadi penting,” kata Ganjar.

Di Gedung kantor seluas tiga hektar itu, Ganjar berharap jadi tempat masyarakat bertanya soal keuangan. Utamanya terkait investasi yang kini marak di dunia bisnis digital.

“Gedung ini saya harap betul bisa jadi tempat edukasi masyarakat dan tempat bertanya. Bisnis krypto itu apa to, mbok kalau nggak ngerti tanya dulu karena itu gamblingnya lebih banyak. Banyak sekali investasi-investasi yang masuk, itu legal apa nggak, bodong apa nggak, itu ditanyain dan pasti dari OJK akan menjawab itu dengan cepat,” kata Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar juga mengapresiasi OJK. Musababnya, sejumlah gedung kantor yang diresmikannya merupakan bangunan tua. Ganjar pun menyematkan sebutan baru untuk OJK.

“Kami senang sekali karena beberapa kali kami hadir di acara OJK peresmian gedung, heritagenya itu tetap dipelihara dan saya kasih stempel baru, OJK Peduli Heritage,” tandas Ganjar.

Senada Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso juga berharap dengan diresmikannya gedung baru ini bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat. Selain itu, jajarannya juga lebih produktif untuk edukasi.

“Gedung yang baru berarti mempunyai fasilitas yang lebih baik bagi masyarakst untuk audiensi dengan OJK, apa saja kaitannya dengan kehidupan sektor keuangan. Sehingga masyarakat bisa lebih nyaman dan kita juga lebih produktif memberikan edukasi kpada masyarakat,” tandasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]