KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

ESDM Jateng Pastikan Korban Kebocoran Gas Di Bumi Geo Dipa Dieng Mendapatkan Jaminan Bantuan Dari Pusat 

ESDM Jateng Pastikan Korban Kebocoran Gas Di Bumi Geo Dipa Dieng Mendapatkan Jaminan Bantuan Dari Pusat 

ESDM Jateng Pastikan Korban Kebocoran Gas Di Bumi Geo Dipa Dieng Mendapatkan Jaminan Bantuan Dari Pusat 

SEMARANG – Sumur bor di Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) Bumi Geo Dipa yang berada di Dieng, Kabupaten Banjarnegara mengalami kebocoran pada Sabtu (12/3/2022) sore.
Dalam kejadian itu, satu orang meninggal dunia akibat terlalu banyak menghirup gas H2S atau hidrorn sulfida serta 8 pegawai lainnya dilarikan ke RSUD Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sujarwanto menjamin bahwa para korban yang terdampak dalam kebocoran gas tersebut mendapatkan biaya pengobatan dari Pemerintah dan santunan dari perusahaan tempar korban bekerja.
Ia menjelaskan, asuransi melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) baik itu dari Ketenagakerjaan dan Kesehatan akan turun untuk mengcover biaya pengobatan 8 korban yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Wonosobo.
“Kalau biaya perawatan dari BPJS kurang, akan ditutup semua kebutuhannya oleh perusahaan korban bekerja. Untuk korban meninggal, akan mendapat santunan meninggal dari tambahan BPJS dan PT Geo Dipa,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (14/3/2022).
Sujarwanto berharap, dengan bantuan yang diberikan ini, bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan maupun keluarga korban yang saat ini tengah menjalani pengobatan di rumah sakit.
“Mekipun tidak semua hanyalah masalah uang, kita tetap dalam duka yang mendalam. Sekali lagi semua tercover oleh pusat,” bebernya.
Disisi lain, Sujarwanto menegaskan bahwa tak ada ledakan yang terjadi di PLTP Bumi Geo Dipa. Namun, yang terjadi adalah kecelakaan kerja yaitu kebocoran gas saat melakukan perawatan atas sumur 28B atau di walpad 28 dimana ada dua sumur.
Sumur tersebut adalah uap air yang didalamnya ada uap air panas bumi dengan dominan gas H2S yang bersifat tidak baik untuk tubuh manusia.
“Sumur itu sudah lama berproduksi. Kejadian itu ketika saat perawatan. Tetapi pada saat hendak diperbaiki, sumur itu harus disodorkan pompa untuk mengalirkan air agar menekan uap panas beserta gas-gas itu,” paparnya.
“Kenapa diperbaiki? Karena sumur itu ada sejenis endapan simika dalam pipa sumurnya. Jadi mata bor diturunkan ke sumur untuk membersihkan simika yang menempel, prosesnya namanya rimming,” lanjutnya.
Dalam proses perbaikannya, kata dia, sudah sesuai prosedur lantaran hanya bisa dilakukan oleh orang-orang ahli yang sudah terverifikasi serta peralatan perbaikan yang sudah sesuai standart operasional prosedur (SOP).
“Kemungkinan kecelakaan kerja tetap pasti bisa terjadi,” tuturnya.
Senada, Jenderal Manager, Budi Santoso mengatakan, sebelumnya memang ada pembersihan sumur yang dimulai dengan setting meeting dan dijelaskan SOP serta bahaya pekerjaan.
“Selesai meeting dilakukan tes dan tidak ada kendala lalu di mulai pekerjaan pembersihan, setelah 20 menit ada perkiran keluarnya gas,” terang Budi.
Karyawan disitu berusaha menormalkan dan akhirnya terdampak atau terpapar gas, belum di ketahui kenapa penyebab Relief Valve bisa terbuka dan menyebabkab  kebocoran,” lanjutnya.
Sementara itu, Kapolres BanjarnegaraAKBP Hendri Yulianto mengatakan, untuk menghindari adanya simpang siur pemberitaan yang menimbulkam kekhawatiran masyarakat, ia mengungkap tidak ada ledakan seperti yang diberitakan sebelumnya.
“Saat ini saya sudah berapa di lokasi PT Geo Dipa tepatnya di lokasi terjadinya kebocoran dan sudah melakukan pengecekan. Sekali lagi tidak ada yang namanya ledakan yang terjadi adalah Relief Valve nya ini terbuka sehingga terjadi kebocoran” kata dia.
“Saat ini masih bisa kita kendalikan, masyarakat jangan panik bahwa tidak ada ledakan dan saat ini kondisinya masih aman,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
28 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Hujan Lebat
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
[pekok2]