URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa kepolisian menyiagakan 900 personil untuk mengamankan unjuk rasa yang rencananya akan dilakukan oleh mahasiswa di depan Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang pada Senin (11/4/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kepolisian Siagakan 900 Personil Untuk Amankan Unjuk Rasa Dari Mahasiswa di Semarang

Kepolisian Siagakan 900 Personil Untuk Amankan Unjuk Rasa Dari Mahasiswa di Semarang

Kepolisian Siagakan 900 Personil Untuk Amankan Unjuk Rasa Dari Mahasiswa di Semarang

featured-img

SEMARANG – Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa kepolisian menyiagakan 900 personil untuk mengamankan unjuk rasa yang rencananya akan dilakukan oleh mahasiswa di depan Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang pada Senin (11/4/2022).

Ratusan personil yang diturunkan tersebut, adalah tim gabungan pengamanan dari Polrestabes Semarang, Polda Jateng, TNI dan satuan terkait lainnya yang ditugaskan secara langsung membantu petugas untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan dengan baik. Kombes Irwan menambahkan bahwa pihaknya juga menyiapkan pengamanan tidak langsung selain petugas yang berada di lapangan.

“Jumlah personil yang dilibatkan kurang lebih 900 orang akan terlibat dalam pengamanan langsung yang artinya 900 orang itu ada di tempat ini. Dan jika digabungkan dengan personil yang melaksanakan pengamanan tidak langsung tentunya jauh lebih banyak,” ujar Kombes Irwan saat menyiagakan pengamanan di halaman Gedung Provinsi Jateng.

Ia menjelaskan, pengamanan ini dilakulan setelah adanya surat pemberitahuan yang masuk ke Satuan Intel tentang akan adanya aksi demo oleh tiga elemen dari mahasiswa.

“Sebagaimana surat pemberitahuan yang masuk ke Satuan Intel bahwa akan dilaksanakan unjuk rasa atau kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum dari tiga elemen mahasiswa yang ada di Kota Semarang dengan jumlah berdasarkan surat pemberitahuan yang masuk sebanyak 250 pengunjuk rasa,” paparnya.

Kombes Irwan menegaskan, dalam pelaksanakan pengamanan ini, personil yang diturunkan akan mengedepankan sifat humanis sehingga dapat terhindar dari tindakan-tindakan yang bisa berakibat merugikan berbagai pihak. Untuk itu, Irwan berharap kepada para mahasiswa atau pengunjuk rasa agar dalam pelaksanaan demo bisa berjalan damai, teratur dan tidak anarkis serta mematuhi peraturan yang ada.

“Mudah-mudahan pelaksanaan unjuk rasa hari ini dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama tidak ada anarkis sehingga semuanya dapat melakukan tugasnya dengan baik para TNI-Polri melaksanakan tugasnya dengan baik begitupun pengunjuk rasa,” tuturnya.

Irwan menyebut bahwa pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan himbauan-himbauan kepada pelajar agar tidak tergabung dalam aksi unjuk rasa.

“Karena memang sesuai dengan aturan bahwa anak-anak dibawah umur tidak diperkenankan untuk mengikuti unjuk rasa,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara