RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pramuli Kwarran Tengaran, Dampingi Polisi Atur Lalin Selama Arus Mudik dan Lebaran

Pramuli Kwarran Tengaran, Dampingi Polisi Atur Lalin Selama Arus Mudik dan Lebaran

Pramuli Kwarran Tengaran, Dampingi Polisi Atur Lalin Selama Arus Mudik dan Lebaran

Ada yang beda saat melintas dipospam Kembangsari Tengaran, kabupaten Semarang, selama arus mudik dan balik 2022, dimana puluhan anggota Pramuka Peduli (Pramuli) ikut dalam pengaturan lalin dan memberi rasa aman kepada warga yang melintas di Jalan Solo – Semarang tepatnya di kawasan Pasar Kembangsari.

Menurut wakil Kwartir Ranting Kecamatan Tengaran, Edy Setyo Hartanto mengatakan anggota Pramuli gugus Dewan Kwartir Ranting (DKR) ikut serta dalam pengamanan lalu lintas H-4 Lebaran.

“Yang ikut dalam kegiatan ini yakni adik adik Pramuka dari SMA Tengaran, MAN Tengaran dan SMK Tengaran, serta bapak ibu guru yang tergabung dalam Pramuli” kata Edy (29/4/2022)

Menurutnya, anggota yang ikut dalam kegiatan kali ini dari Pramuli ada 19 orang dan 17 DKR dan sekolah yang ikut organisasi ini,” tambahnya.

Tugas utama Pramuli dan DKR tersebut untuk membantu peran kepolisian dalam mengatur lalu lintas.

“Jadi kita disini untuk membantu kepolisian apalagi kan momen ini yakni momen H-4 Lebaran sampai H Plus 7 pasti arus lalu lintas disekitar sini meningkat,” paparnya.

Dalam melaksanakan tugas Pihaknya bekerjasama dengan Polsek Tengaran. Anggota Pramuli berada di pos Kembangsari dan Sruwen, mereka dibagi dalam dua shift yakni pukul 08-00-12.00 WIB dan 13.00-17.00 WIB. Sekali shift ada empat orang yang berjaga, sementara itu saat bertugas adik pramuka tidak dilepas bergitu saja, tetapi tetap didampingi oleh Kakak seniornya,

Kakak Agus anggota Pramuka Tengaran saat menyampaikan arus lalin

Menurut kakak Edy, dengan adanya kegiatan seperti ini pihaknya berharap lebaran 2022 dapat berjalan dengan lancar.
“Semoga di Lebaran 2022 ini dapat berjalan dengan lancar tidak ada kejadian apapun, saat pemudik melintas disini pengguna jalan merasa aman dan nyaman,” harapnya.

Kakak Galuh Prasetyo Adi, salah satu anggota Pramuli Tengaran merasa bangga bisa tergabung dalam ivent tahunan mudik kali ini “jujur saja, saya merasa tepanggil bisa membantu sesama, apalagi mudik kali ini cukup ramai setelah 2 tahun sebelumnya tidak ada mudik” ungkap Galuh yang juga guru SD Klero 1 Tengaran ini bangga.

Anggota Pramuli Tengaran Kak Dedy Hermawan, kak Cica Yuli Kuswoyo, kak Suyitno dan Kakak Galuh berpose bersama

Senada dengan Galuh, bagi Dedy Hermawan anggota Pramuli yang lain juga merasa senang bisa ikut bergabung membantu posko Pengamanan mudik “semoga apa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi sesama, apalagi jalan raya jelang lebaran selalu ramai kendaraan dan kadang mereka butuh bantuan” pungkas guru SD Karangduren 4 Tengaran yang juga pemilik usaha Bisma Komputer ini.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157