URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang yakni Ungaran Timur dan Jambu masuk ke dalam zona hijau penyebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Artinya, kedua wilayah tersebut menjadi prioritas vaksinasi PMK yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Zona Hijau, Dua Wilayah Kabupaten Semarang Jadi Prioritas Vaksinasi PMK

Zona Hijau, Dua Wilayah Kabupaten Semarang Jadi Prioritas Vaksinasi PMK

Zona Hijau, Dua Wilayah Kabupaten Semarang Jadi Prioritas Vaksinasi PMK

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Wigati Sunu. (Foto/win)
featured-img

UNGARAN – Dua wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang yakni Ungaran Timur dan Jambu masuk ke dalam zona hijau penyebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Artinya, kedua wilayah tersebut menjadi prioritas vaksinasi PMK yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang Wigati Sunu, Pemkab Semarang mendapatkan alokasi 300 dosis vaksin PMK dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jawa Tengah untuk vaksinasi awal ini. Berdasarkan petunjuk dari Disnakkeswan Jateng, vaksinasi akan diprioritaskan kepada hewan ternak yang sehat untuk kekebalan tubuh.

“Sesuai data, maka Kecamatan Ungaran Timur dan Jambu akan diutamakan karena zero kasus PMK,” ujarnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Meski demikian, menurut Sunu vaksinasi tidak bisa serta merta langsung dilakukan sebab perlu persiapan yang matang. Termasuk pendataan jumlah hewan, sosialisasi kepada para peternak serta koordinasi dengan petugas kesehatan hewan di setiap wilayah.

“Secara teknis mirip vaksinasi Covid-19, sehingga perlu persiapan yang matang. Nantinya juga akan ada sertifikat vaksinasi serta tanda berupa ‘ear tag’ pada hewan yang telah divaksinasi untuk mengetahui jadwal pemberian vaksin berikutnya,” jelasnya.

Mengenai waktu pelaksanaannya, Sunu mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan hewan ternak sasaran vaksinasi.

“Sekaligus kami melakukan sosialisasi kepada para peternak agar bisa memahami tujuan vaksinasi,” katanya.

Diakuinya jumlah vaksin yang didistribusikan oleh Pemerintah Pusat melalui Disnakkeswan Jateng pada vaksinasi awal kali ini sangat terbatas. Sebab harus mendatangkan dari luar negeri dengan jumlah yang terbatas dan harus didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

“Informasi yang kami terima, nanti akan ada vaksinasi massal PMK sekitar bulan Agustus dan September,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta