PT Jasamarga Solo Ngawi memprediksi terjadi peningkatan volume kendaraan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih pada 14–17 Mei 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, perusahaan menyiapkan sejumlah langkah pelayanan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, mengatakan perseroan telah menyiagakan gardu tambahan di sejumlah gerbang tol utama pada ruas Jalan Tol Solo–Ngawi.
Gardu OAB (Oblique Approach Booth) disiapkan di beberapa titik, yakni Gerbang Tol Gerbang Tol Ngemplak sebanyak tiga gardu keluar dan dua gardu masuk, Gerbang Tol Karanganyar dua gardu keluar dan dua gardu masuk, serta Gerbang Tol Sragen dengan tiga gardu keluar dan dua gardu masuk.
Gardu tambahan ini akan dioperasikan ketika volume kendaraan meningkat agar antrean transaksi di gerbang utama dapat diurai.
Tak hanya di gerbang tol, perusahaan juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung di rest area, terutama pengisian kendaraan listrik. Sebanyak 78 nozzle SPKLU tersedia di rest area KM 519, KM 538, dan KM 575 jalur A maupun jalur B di ruas Jalan Tol Solo–Ngawi.
Menurut Mery, puncak arus kendaraan diperkirakan terjadi pada 16 Mei 2026. Pada hari tersebut, volume kendaraan keluar diprediksi mencapai 28.540 unit, sementara kendaraan masuk diperkirakan sebanyak 27.763 unit.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan keluar selama periode libur panjang diproyeksikan mencapai 104.285 kendaraan atau rata-rata 26.071 kendaraan per hari. Angka ini meningkat 4 persen dibanding kondisi normal dan naik 11 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.
Sementara itu, volume kendaraan masuk diperkirakan mencapai 100.599 kendaraan atau rata-rata 25.150 kendaraan per hari. Jumlah tersebut juga meningkat 4 persen dibanding kondisi normal dan naik 10 persen dibanding realisasi periode libur panjang pada 2025.
Mery menegaskan, seluruh layanan disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama momen libur panjang, sekaligus memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pengguna jalan tol.