KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Petugas Gabungan Dapati Kendaraan Dinas Pemkot Salatiga Nunggak Pajak Terparkir di Kantor Bupati Semarang

Petugas Gabungan Dapati Kendaraan Dinas Pemkot Salatiga Nunggak Pajak Terparkir di Kantor Bupati Semarang

Petugas Gabungan Dapati Kendaraan Dinas Pemkot Salatiga Nunggak Pajak Terparkir di Kantor Bupati Semarang

Petugas dari UPPD Samsat Ungaran mengaitkan flyer berisi informasi kendaraan belum dibayar PKB-nya di lokasi parkir Kantor Bupati Semarang, Rabu (13/5/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Sejumlah kendaraan dinas berpelat merah dan kendaraan pribadi milik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang kedapatan belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) saat inspeksi mendadak yang digelar di lokasi parkir kompleks Kantor Bupati Semarang, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan bertajuk Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat (Gadis Pantura) itu merupakan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui UPPD Samsat Ungaran bersama Pemerintah Kabupaten Semarang untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.

Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Arief Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut menyasar kendaraan dinas pelat merah maupun kendaraan pribadi milik ASN yang berada di lingkungan perangkat daerah.

“Gadis Pantura adalah gerakan disiplin pajak untuk rakyat. Kegiatan ini bagian dari sinergitas pemerintah provinsi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang dalam optimalisasi pemungutan pajak kendaraan bermotor dan opsen PKB,” ujarnya.

Menurut Arief, pemeriksaan dilakukan terhadap lebih dari 100 kendaraan yang terparkir di kawasan Setda Kabupaten Semarang. Dari hasil sementara, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang belum membayar pajak, termasuk kendaraan dinas pelat merah.

“Ada kendaraan pelat merah yang ditemukan belum bayar pajak, tetapi bukan kendaraan dengan Samsat Kabupaten Semarang, dari Kota Salatiga,” katanya.

Selain kendaraan dinas, petugas juga menemukan beberapa kendaraan roda dua dan dua hingga tiga kendaraan roda empat yang pajaknya telah jatuh tempo. Meski demikian, Arief menegaskan kegiatan tersebut lebih mengedepankan pendekatan persuasif melalui pemberian peringatan berupa flyer yang ditempel pada kendaraan.

“Yang ditempel ini sifatnya imbauan agar segera melakukan pembayaran pajak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto mengatakan, metode operasi tempel-tempel (OTT) dinilai efektif untuk meningkatkan kepatuhan ASN dalam membayar pajak kendaraan.

“Memang kita menyasar pelat merah dan pelat hitam milik pegawai pemerintah. Setelah diberi tempelan pemberitahuan, biasanya ada penekanan dari pimpinan sehingga mereka langsung membayar pajak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap kegiatan Gadis Pantura selalu dibuatkan berita acara dan hasil temuan disampaikan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

“Berapa yang sudah bayar dan yang belum bayar nanti dilaporkan supaya pimpinan juga ikut melakukan penindakan kepada pegawainya,” katanya.

Menurut Dwi, kegiatan dilakukan secara mendadak agar kendaraan yang menunggak pajak tetap berada di lokasi pemeriksaan.

“Kalau dikabari jauh-jauh hari, biasanya kendaraan yang belum bayar pajak tidak dibawa atau disimpan di rumah,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
[pekok2]