URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bendera Merah Putih dengan ukuran 45x17 meter dibentangkan di tebing Bukit Tegalepek, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu (17/8/2022). Hal itu bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia pada.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bendera Merah Putih 45×17 Meter Terbentang di Tebing Exit Tol Ungaran

Bendera Merah Putih 45×17 Meter Terbentang di Tebing Exit Tol Ungaran

Bendera Merah Putih 45×17 Meter Terbentang di Tebing Exit Tol Ungaran

Aktivis panjat tebing mengecek kondisi bendera merah putih dengan ukuran 45×17 meter sebelum dibentangkan di tebing Tegalepek, Sidomulyo, Ungaran Timur, Rabu (17/8/2022). (Foto/win)
Aktivis panjat tebing mengecek kondisi bendera merah putih dengan ukuran 45×17 meter sebelum dibentangkan di tebing Tegalepek, Sidomulyo, Ungaran Timur, Rabu (17/8/2022). (Foto/win)
featured-img

UNGARAN – Bendera Merah Putih dengan ukuran 45×17 meter dibentangkan di tebing Bukit Tegalepek, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu (17/8/2022). Hal itu bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia pada.

Tak ayal proses pembentangan Sang Saka Merah Putih itu menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas di ruas jalan tepat di bawah tebing. Bahkan, mereka rela berhenti dan mengambil sikap hormat saat bendera dibentangkan diiringi lagu Indonesia Raya.

Proses pembentangan bendera raksasa tersebut dilakukan oleh belasan personil yang memiliki keahlian dengan cara menuruni tebing setinggi lebih kurang 30 meter menggunakan tali.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Gunawan Tri Rahmadi menyampaikan kegiatan itu sebagai salah satu bentuk penghormatan atas perjuangan para pendahulu demi tercapainya kemerdekaan Republik Indonesia.

“Melibatkan kader DPC PDIP yang juga aktivis panjat tebing, karena memerlukan keahlian yang didukung faktor safety,” ujarnya.

Ia berharap para generasi muda bisa menanamkan jiwa patriot dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita.

“Yang namanya berjuang tidak ada yang mudah. Asal punya tekad yang kuat, maka tidak mustahil bisa memetik hasil,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara