RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

BPBD Kabupaten Semarang Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana

BPBD Kabupaten Semarang Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana

BPBD Kabupaten Semarang Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana

UNGARAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mulai bergerak mengantisipasi potensi bencana alam jelang musim hujan.

Berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah, perkiraan musim hujan di Jawa Tengah datang lebih cepat. Jika pada tahun-tahun sebelumnya musim hujan jatuh pada bulan Oktober, namun saat ini intensitas hujan yang turun sudah mulai meningkat.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Semarang, Riyadi mengatakan sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang berpotensi dilanda bencana alam. Menurutnya jenis bencana yang terjadi pada umumnya yakni tanah longsor, angin puting beliung, dan banjir.

“Untuk wilayah rawan longsor berada di dataran tinggi seperti Banyubiru, Sumowono, Bandungan dan Ungaran Timur,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022).

Selain tanah longsor, bencana lain yang perlu diwaspadai adalah angin puting beliung. Meskipun angin puting beliung tidak dapat dideteksi kerawanannya pada satu titik tertentu, namun ia mengimbau warga tetap waspada terutama yang bagian atap rumahnya berbahan baja ringan, asbes dan galvalum.

“Kalau kena angin puting beliung cepat sekali lepasnya dan sangat berbahaya untuk keselamatan. Kondisi ini yang perlu diwaspadai, warga sebaiknya jangan merekam video dari jarak dekat, sangat berbahaya,” imbaunya.

Tak hanya longsor dan angin puting beliung, potensi jebolnya tanggul dan talud akibat aliran sungai yang deras saat hujan lebat juga harus diwaspadai.
Satu di antara titik yang jadi sorotan yakni tanggul di Sungai Panjang, dekat Danau Rawapening, Kecamatan Ambarawa.

“Itu alirannya sampai ke bawah, di depan RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo itu juga sering jebol dan airnya limpas,” bebernya.

Mengenai upaya antisipasi, Riyadi menambahkan pihaknya telah memiliki media komunikasi seperti grup WhatsApp yang bisa dijadikan sarana koordinasi.

BPBD sendiri juga telah menggandeng pihak TNI, Polri dan juga para relawan yang sudah terlatih untuk dapat menangani dengan sigap upaya penanggulangan bencana. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157