URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Musibah Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan lingkar Salatiga (JLS) .Sebuah truk bermuatan kelapa diduga mengalami gagal fungsi rem saat turun dari arah Magelang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Rem Blong, Truck Angkut Kelapa Tabrak Sepeda Motor, 3 Orang Meninggal Dunia

Diduga Rem Blong, Truck Angkut Kelapa Tabrak Sepeda Motor, 3 Orang Meninggal Dunia

Diduga Rem Blong, Truck Angkut Kelapa Tabrak Sepeda Motor, 3 Orang Meninggal Dunia

featured-img

Musibah Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan lingkar Salatiga (JLS) .Sebuah truk bermuatan kelapa diduga mengalami gagal fungsi rem saat turun dari arah Magelang.

Dari informasi yang dihimpun Rasika FM, kejadian bermula saat truk melaju dari Kopeng menuju Salatiga sekitar pukul 05.00 pagi. Sampai di turunan, diduga rem tidak berfungsi. “Truk meluncur ke bawah tanpa kendali, lalu tabrak motor” jelas warga di sekitar Lokasi.

Truk berpenumpang dua orang itu langsung menabrak sepeda motor. Truk baru berhenti setelah terjungkal di kebun.”Tadi saya melihat, pemotor yang meninggal di tempat. Sementara pengemudi truk dan penumpang masih terjepit kabin,” ujar saksi Edi Asmoro warga Bendosari.

Sementara itu Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Betty Nugroho SH MH melalui Kasi humas IPTU Henry Widyoriani, S.H membenarkan kecelakaan tersebut.

Menurut Henry, kejadian laka lantas pada hari Sabtu 24 September sekitar pukul 05.15 WIB yang terjadi di JLS Simpang Empat Kumpulrejo Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga itu termasuk Klasifikasi Laka Berat dengan korban MD 3 orang.

Ia menyebut Kendaraan yang terlibat yakni Truck Nopol K-8639-Y dengan Spm Honda Vario H-4312-WB

“Identitas Pengendara Pengemudi ( belum ditemukan identitas) Sementara . Pengendara Honda Vario an. HIDAYATI, Perempuan, Swasta, warga Dempek Ngablak, Magelang” ungkap Henry.

Kasi Humas menambahkan, pengemudi Truck mengalami luka memar pada dada, sobek pada kaki kanan dan kiri, sobek pada paha, patah tangan kanan. kernet SHOLEHUDIN, Mengalami luka memar pada kepala, lecet tangan kanan dan kiri, sobek pada kaki kanan. Sementara Pengendara Sepeda motor mengalami luka pada kepala, dan patah tangan kanan.

Menurut Henry, semula Truck berjalan dari arah Kopeng menuju JLS. Kumpulrejo sesampai di TKP diduga mengalami gangguan fungsi rem sehingga berjalan tidak terkendali bersamaan dengan itu dari arah Blotongan menuju Tingkir berjalan Honda Vario, karena jarak terlalu dekat dan tidak bisa saling menghindar sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas.

– Kasatlantas AKP Betty Nugroho saat menjelaskan kronologis laka
– Situasi pasca laka

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara