URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSISa Salatiga gagal meraih poin penuh dalam pertandingan perdana Counterpain Liga 3 Jawa Tengah Grup C. Laskar Ganesha yang menguasai jalannya pertandingan ditahan imbang Berlian Rajawali Semarang, 0-0. Minggu 25 September 2022 sore di stadion Kridanggo Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSISa Salatiga VS Berlian Rajawali Semarang Berakhir Imbang 0-0

PSISa Salatiga VS Berlian Rajawali Semarang Berakhir Imbang 0-0

PSISa Salatiga VS Berlian Rajawali Semarang Berakhir Imbang 0-0

featured-img

PSISa Salatiga gagal meraih poin penuh dalam pertandingan perdana Counterpain Liga 3 Jawa Tengah Grup C. Laskar Ganesha yang menguasai jalannya pertandingan ditahan imbang Berlian Rajawali Semarang, 0-0. Minggu 25 September 2022 sore di stadion Kridanggo Salatiga.

Sedikitnya tujuh peluang yang dimiliki PSISa, gagal dimaksimalkan menjadi gol. Bahkan dua tendangan pemain depan PSISa digagalkan mistar gawang hingga bola tak jadi gol.

Di awal babak pertama, PSISa yang mengandalkan trio Alvin, Sofa, dan Ridho langsung menggebrak pertahanan Berlian Rajawali. Sofa beberapa kali mencoba peruntungannya dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, usahanya tak membuahkan hasil.

Selain melalui tembakan-tembakan keras, kombinasi satu-dua antar pemain juga dicoba. Tapi pertahanan Berlian Rajawali terlalu tangguh untuk diterobos trisula PSISa Salatiga.

Babak kedua, PSISa tak banyak mengubah pola permainan. Serangan dari sayap masih menjadi andalan untuk merobek gawang tim lawan. Berlian Rajawali yang tak ingin malu, mencoba skema serangan balik dengan memanfaatkan menurunnya kondisi fisik pemain Salatiga. Tapi tak ada gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Pelatih PSISa Salatiga Hari Darmawan mengatakan meski secara permainan anak asuhnya unggul, keberuntungan belum berpihak. “Inilah sepakbola, kami menyerang sepanjang permainan tapi belum berhasil mencetak gol. Ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk kami dalam menghadapi pertandingan selanjutnya,” ungkapnya.

Dengan waktu tersisa sebelum menghadapi Persibat Batang, dia menyatakan akan memerbaiki penyelesaian akhir pemain. “Penyelesaian akhir menjadi problem yang harus segera diperbaiki untuk memenangkan pertandingan,” kata Wewe, panggilan akrabnya.

Sementara Manajer PSISa Salatiga Hartoko Budhiono mengatakan dengan hasil seri ini maka seluruh pertandingan sisa harus dimaksimalkan. “Peluang belum tertutup, dengan catatan pertandingan selanjutnya harus menang,” ungkapnya.

Pelatih Berlian Rajawali Dedean mengaku bersyukur dengan capaian satu poin di kandang PSISa Salatiga. “Berhasil mencuri poin di kandang lawan adalah target kami, karena persiapan sangat mepet,” jelasnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara