URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, didampingi seluruh Pejabat utama Polres Salatiga mengajak Mahasiswa dan wartawan Peliput Polres membagikan 500 paket bantuan berupa beras @10 kilogram.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gandeng Mahasiswa dan Wartawan Peliput, Polres Salatiga Kembali Bagikan Ratusan Paket Beras

Gandeng Mahasiswa dan Wartawan Peliput, Polres Salatiga Kembali Bagikan Ratusan Paket Beras

Gandeng Mahasiswa dan Wartawan Peliput, Polres Salatiga Kembali Bagikan Ratusan Paket Beras

featured-img

Wujud kepedulian Polres Salatiga, Polda Jateng terhadap masyarakat yang terdampak langsung dari kenaikan harga BBM , Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, didampingi seluruh Pejabat utama Polres Salatiga mengajak Mahasiswa dan wartawan Peliput Polres membagikan 500 paket bantuan berupa beras @10 kilogram.

AKBP Indra Mardiana, menyatakan pemberian paket sembako itu sesuai instruksi Kapolri dan juga Kapolda Jawa Tengah untuk peduli terhadap warganya yang terdampak langsung atas kenaikan harga BBM. sebelumnya Polres Salatiga sudah beberapa kali membagikan paket sembako atau beras kepada sejumlah kelompok terdampak.

“Saat ini bersama Mahasiswa dan Awak Media kita bagikan lima ratus paket beras @10 Kilogram, berkeliling dengan sasaran awak angkutan, tukang ojek pangkalan, tukang ojek online, tukang becak dan pedagang kaki lima serta masyarakat lainnya yang terdampak kenaikan harga BBM,” tutur Kapolres, Jumat (30/09/2022).

Kapolres Salatiga mengatakan pembagian bantuan sosial itu dilakukan dalam beberapa tim yang menyebar ke sejumlah lokasi dengan mengajak sejumlah elemen mahasiswa dan awak media dalam pembagian beras.

“Subsidi dari pemerintah yang sebelumnya untuk BBM, saat sebagian dialihkan untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat yang berhak menerima, sehingga diharapkan subsidi yang diberikan oleh pemerintah tersebut lebih tepat sasaran,” jelas AKBP Indra Mardiana,

“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan seperti ini, minimal sudah ada yang dimasak ketika nanti pulang” ucap Amir, salah seorang penerima.

Hal senada juga disampaikan oleh Agus salah seorang tukang ojek online yang menyampaikan bahwa selain orderan turun, pasca kenaikan tarif juga belum sebanding dengan biaya operasional akibat naiknya harga BBM, sehingga bantuan ini bisa menambal kebutuhan sehari-hari, ungkapnya.

sementara itu Kegiatan Jumat Berkah Polda Jateng Berbagi yang dilaksanakan Polres Salatiga juga secara serentak dilaksanakan oleh Polsek Jajaran Polres Salatiga yaitu Polsek Tingkir, Polsek Sidomukti, Polsek Argomulyo dan Polsek Sidorejo, yang dilaksanakan diwilayah masing-masing.

Indra Mardiana saat diwawancarai sejumlah Media

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved