URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hawareeka Laudya Sandyy Purnomo siswa kelas IX E SMP N 9 Salatiga sempat bengong tidak percaya mendapatkan Laptop dari Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi. Reeka begitu panggilannya mendapat kejutan dari Sinoeng setelah mampu menanggapi dengan baik pertanyaan terkait perundungan dari Pj Wali Kota.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Reeka Bengong Tak Percaya Dapat Laptop Dari Pj Wali Kota Salatiga

Reeka Bengong Tak Percaya Dapat Laptop Dari Pj Wali Kota Salatiga

Reeka Bengong Tak Percaya Dapat Laptop Dari Pj Wali Kota Salatiga

featured-img

Hawareeka Laudya Sandyy Purnomo siswa kelas IX E SMP N 9 Salatiga sempat bengong tidak percaya mendapatkan Laptop dari Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi. Reeka begitu panggilannya mendapat kejutan dari Sinoeng setelah mampu menanggapi dengan baik pertanyaan terkait perundungan dari Pj Wali Kota. Moment terjadi Deklarasi Sekolah Ramah Anak Dan Pameran Gelar Karya SMPN 9 Salatiga di halaman sekolah, Kamis (06/10/22).

Yati Kurniawati M.Pd. Kepala Sekolah SMPN 9 Salatiga menyampaikan Selain Deklarasi Sekolah Ramah Anak Dan Pameran Gelar Karya juga menjadi Perayaan HUT Ke-28 SMPN 9 Saltiga. “Deklarasi Sekolah Ramah Anak Dan Pameran Gelar Karya SMPN 9 Salatiga dirangkai dengan Aksi Nyata Dan Gelar Karya Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Deklarasi kali ini adalah untuk mewujudkan sekolah bebas perundangan, bebas narkoba, dan mewujudkan sekolah yang nyaman untuk tempat belajar. Semoga apa yang kita citakan bisa lancar, sehingga SMPN 9 bisa semakin maju unggul dan berprestasi,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 9.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi A Nono Rohana, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Salatiga Yuni Ambarwati, Kepala Dinas Pendidikan Nunuk Dartini, Koramil dan Kapolsek Kecamatan Sidorejo, Forum Anak, Komite Sekolah, dan orang tua siswa.

Pertanyaan yang disampaikan Sinoeng N Rachmadi kepada Reeka adalah Pendapatmu bagaimana jika melihat temanmu meski cowok jika dibully, apa yang kami lakukan? Reeka menjawab: perasaan saya sedih, untuk mencegah yang bully agar tidak membully caranya teguran, kalau masih membully dan baru Reeka bilang ke guru.

Mendapatkan pertanyaan dari Pj Wali Kota jika ada temanmu yang sakit bagaimana, dua hari sakit tapi tidak bilang apa sikap Reeka. “Tanya ke teman kenapa yang bersangkutan tidak masuk atau pakai chat HP kepada teman yang sakit. Jika teman,guru dan chat tidak jawab, teman juga tidak tahu maka akan kami jenguk. Untuk memberikan semangat dan pantasnya kami membawakan buah tangan agar senang dan cepat pulih,” ungkap siswa yang bercita-cita menjadi perawat ini.

Sinoeng dalam sambutannya menegaskan kembali percakapan dengan Reeka. “Dibully itu apa, bisa diolok-olok, dirundung, dikata-katain, diejek dan sebagainya. Betul dan tepat jawaban Reeka tadi, bagaimana langkah ketika ada teman yang sakit yang akhirnya menjenguk dan langkah mencegah perundungan. Anak-anak semua, saya berpesan ya, jangan ada bullying diantara anak-anak semua. Ulang tahun ke 28 SMPN 9” sambutan singkat Sinoeng.

Pada kesempatan tersebut Sinoeng juga memberikan hadiah kejutan kepada Michaela kelas 9 anggota paduan suara yang mampu menyanyikan lagu Sang Dewi yang dipopulerkan oleh Titi DJ dan Lyodra. Selain itu juga hadiah kejutan kepada Vanessa juga berani bernyanyi.

Kepala Sekolah SMP N 9 juga memberikan kejutan dengan memberikan buku rangkuman status Pj Wali Kota dari media sosial milik Pj Wali Kota. Selain buku Yati Kurniawati juga memberikan kain batik hasil karya siswa SMP N 9.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon