KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Usai Aniaya Istri, Pria Asal Surakarta Ceburkan Diri ke Sumur dan Meninggal

Usai Aniaya Istri, Pria Asal Surakarta Ceburkan Diri ke Sumur dan Meninggal

Usai Aniaya Istri, Pria Asal Surakarta Ceburkan Diri ke Sumur dan Meninggal

SEMARANG – Pria asal Kota Surakarta meninggal dunia usai ceburkan diri ke dalam sumur rumahnya pada Sabtu (29/10/2022). Korban bernama Suharno warga Ngampan RT 4 RW 4, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres ini nekat mengakhiri hidupnya usai menganiaya istrinya.

“Korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu (30/10) dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto seperti keterangan yang diterima, Senin (31/10/2022).

Dirinya menjelaskan, awal kejadian ini bermula ketika Sabtu (29/10) pukul 23.00 WIB, korban bertengkar hingga melakukan penganiayaan kepada istrinya. Kekerasan yang dilakukan oleh korban yaitu menyayat punggung istrinya menggunakan pisau dapur.

Setelah penganiayaan itu, istri lalu dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis. Namun, saat istrinya sedang dirawat, Suharno malah menceburkan diri ke dalam sumur.

“Belum ada informasi masalah yang melatarbelakangi pertengkaran keluarga. Namun diduga Surharno sengaja menceburkan diri ke dalam sumur dan tidak mau di tolong akhirnya meninggal dunia,” katanya.

Mendapat informasi tersebut, kemudian Heru memerintahkan Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta, Arif Sugiarto memberangkatkan 1 tim rescue untuk melakukan evakuasi disertai laut SAR vertikal. Tim SAR gabungan melakukan evakuasi dengan metode lowering 1 rescuer turun dengan tali disertai ala bantu nafas self contained Breating Apparatus(SCBA).

“Untuk mengikat tubuh korban ditarik keatas dengan metode lifting,” paparnya.

“Kedalaman sumur kurang lebih 12 meter, lebar diameter kurang lebih 1 meter upaya tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya korban dibawa ke keluarga korban untuk dilakukan pemakaman,” imbuhnya.

Setelah korban selesai dievakuasi, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim yang terlibat kembali ke satuannaya masing-masing.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP