URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim sepak bola Special Olympics Indonesia (SOIna) Jawa Tengah putri berhasil membanggakan Indonesia. Sebab, mereka meraih emas dalam ajang Special Olympics Unified South East Asia Football Cup 2022 di Thailand pada 12-16 November 2022

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tim Sepak Bola Soina Jateng Raih Emas di Thailand

Tim Sepak Bola Soina Jateng Raih Emas di Thailand

Tim Sepak Bola Soina Jateng Raih Emas di Thailand

featured-img

SEMARANG – Tim sepak bola Special Olympics Indonesia (SOIna) Jawa Tengah putri berhasil membanggakan Indonesia. Sebab, mereka meraih emas dalam ajang Special Olympics Unified South East Asia Football Cup 2022 di Thailand pada 12-16 November 2022 lalu. Sebelumnya, tim yang mewakili Indonesia juga sempat meminta restu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebelum berangkat, pada Jumat (11/11/2022).

Piala itu mereka tunjukkan ke rumah dinas Gubernur di Kota Semarang, Kamis (17/11/2022). Saat itu, tim ditemui Siti Atikoh Ganjar Pranowo. Tampak ekspresi kegembiraan usai meraih prestasi bergengsi, tergambar jelas di mata tim sepak bola Jateng. Sambutan Siti Atikoh terhadap tim Jateng juga membuat suasana makin hangat.

Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengaku bangga dengan raihan tim sepak bola Soina Jateng. Karena, prestasi tersebut mampu menjadi motivasi tersendiri. Baik untuk tim, maupun masyarakat pada umumnya. Lantaran, prestasi itu mereka raih dengan maksimal tanpa mempedulikan keterbatasan.

“Adik-adik yang baru pulang dari Thailand, mengikuti even sepak bola Special Olympics, akhirnya mendapatkan emas. Dan, lebih kerennya lagi, enggak ke-gol-an (kebobolan) sama sekali. Itu benar-benar cleansheet. Keren sekali. Semoga ini bisa memotivasi dan kita juga bisa lebih menjaga equality (kesetaraan) itu bisa lebih digaungkan secara terus-menerus,” ucap Atikoh bangga.

Dalam kesempatan itu, Atikoh menyalami satu-persatu anggota tim. Bahkan, sembari mengucapkan selamat atas prestasi, juga memberikan semangat kepada tim, untuk terus bisa meraih yang terbaik ke depannya. Terutama untuk bisa kembali membanggakan Jawa Tengah di kancah internasional.

Head of Delegation tim SOIna Jateng, dr Halida Wibawaty mengatakan, di turnamen sepak bola se-Asean itu tim Indonesia putri yang diwakili Jateng meraih emas. “Di turnamen football se-Asean, ya putra dan putri. Indonesia diwakili Jateng yang putri. Dan yang laki-laki dari Jawa Barat. Alhamdulilah yang putri mendapatkan emas dan Alhamudulillah juga kami tidak pernah ke-gol-an. Kami yang mencetak gol. Menang 4-0, 5-0, 8-0, dan 7-0,” kata Halida mewakili tim saat di rumah dinas Gubernur Jateng.

Pihaknya juga menuturkan, untuk tim sepak bola putra dari Indonesia diwakili Jawa Barat. Tidak hanya putri, tapi tim putra Indonesia juga meraih prestasi mentereng. “Kalau yang Jawa Barat, Alhamdulillah dapat perunggu,” bebernya bangga.

Halida mengungkapkan kunci kemenangan tim Jateng saat melawan tim negara lain adalah, permainan para pemain yang saling bekerja sama. Sehingga, tidak muncul kesan individual dalam setiap permainannya. Hal itulah yang menjadi kunci kemenangan tim.

“Mereka saya lihat itu mainnya imbang antara patner dengan atlet. Jadi tidak individual. Jadi beda dengan negara lain. Di mana patner itu dominan. tapi kalau di Indonesia itu enggak. Jadi kemampuan mereka sama. Sehingga benar-benar fairplay dan enak untuk dilihat. Karena mengggiring bolanya luar biasa. Kerja samanya juga luar biasa. Tidak ada yang dominan sekali. Jadi imbang. Semua bagus,” imbuhnya.

Pada kompetisi itu, tim Jateng diperkuat delapan atlet yang mengisi ke Thailand. Terdiri atas lima atlet berkebutuhan khusus dan tiga atlet partner. Mereka adalah tim yang menyabet medali emas dalam ajang Pesonas 2022 lalu.

Menurutnya, tim Jateng memang beberapa kali meraih prestasi, seperti saat di India, maupun di Malaysia, tim Jateng meraih kemenangan. “Jadi ini sudah tiga-empat kali menang,” kata Halida.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sempat memberikan restu kepada tim tersebut dan menerima kedatangan mereka sebelum bertolak ke Thailand. Rupanya, restu Ganjar mampu menjadi spirit mereka hingga meraih yang terbaik.

“Apa yang akan diberikan besok akan menjadi catatan sejarah untuk Indonesia apalagi Jateng. Merah-putih akan berkibar di sana,” kata Ganjar saat memberikan semangat kepada para atlet ketika itu.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi