URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan buruh dari aliansi Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Tengah mendatangi Kantor Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo Jalan Pahlawan Kota Semarang, Senin (21/11/2022) siang. Kedatangan mereka untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jateng naik 13%.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Buruh Demo di Kantor Ganjar Tuntut Kenaikan UMK Jateng

Ratusan Buruh Demo di Kantor Ganjar Tuntut Kenaikan UMK Jateng

Ratusan Buruh Demo di Kantor Ganjar Tuntut Kenaikan UMK Jateng

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Ratusan buruh dari aliansi Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Tengah mendatangi Kantor Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo Jalan Pahlawan Kota Semarang, Senin (21/11/2022) siang. Kedatangan mereka untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jateng naik 13%.

Dalam pantauan, ratusan demonstran dari SPN Jepara, Karanganyar, Sukoharjo dan Kota Semarang tiba di Kantor Gubernur Jawa Tengah pukul 13.10 WIB. Mereka datang dengan iringan mobil komando yang dikawal petugas kepolisian lalu lintas dari Polda Jateng.

Setelah tiba di depan gerbang pintu masuk, demonstran kemudian melakukan orasi tentang kenaikan UMK dan membentangkan tulisan agar tuntutan didapatkan. Personel kepolisian juga tiba di lokasi untuk menjaga kondisifitas dan keamanan kegiatan demo.

Disela-sela orasi, sejumlah perwakilan buruh dihampiri oleh Pejabat Pemerintah Provinsi Jateng untuk melakukan audiensi terkait permintaan buruh. Dalam pantauan, sebanyak 20 perwakilan buruh masuk ke Gedung Gubernur Jateng untuk melakukam kesepakatan dan perundingan terkait tuntutan kenaikan UMK.

“Perdebatan dan diskusi yang cukup panjang tadi di dalam. Insyaallah Pemerintah sudah mengirimkan surat kepada Kementrian Tenaga Kerja yang isinya tadi sempat kami baca semoga saja kenaikan di tahun ini tidak memakai Peraturan Pemerintah (PP) No.36 yang kita anggap Undang-Undang sesat,” ujar Maskuri, Ketua DPC SPN Jepara kepada demonstran usai melakukan audiensi.

Pihaknya sangat mengharapkan adanya pertimbangan agar tuntutan kenaikan UMK ini disetujui oleh Pemerintah. Menurutnya, saat ini masyarakat sangat terbebani dengan harga kebutuhan yang naik disaat UMK di Jawa Tengah rendah.

“Semoga bisa menaikan tuntutan kami. Dan kita tunggu sampai dengan tanggal 28 (November) di ketok palu. Dan kalau sampai Pemerintah tidak merespon tuntuan kami, Aliansi Buruh Jepara dan kawan-kawan SPN seluruh Jawa Tengah siap untuk datang kesini lagi dengan massa yang lebih basar,” terangnya.

“Bahkan saya berjanji sebagai Koordinator Aliansi Buruh Jepara akan mengajak dan menyerukan kepada buruh di Indonesia untuk mogok nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD SPN Jateng, Sutarjo menambahkan, kenaikan UMK 13% di Jawa Tengah merupakan harga mati bagi buruh. Dirinya mengaku, tuntutan kenaikan UMK 13% ini diminta setelah perhitungan yang dilakukannya dengan melihat kondisi kenaikan kebutuhan pokok di Jateng.

“Dasar (tuntutan) sudah kita sampaikan tadi. Bahwa rumusan kenaikan 13% adalah nilai inflasi 6,4% dan pertumbuhan ekonomi 5,37%. Jadi sangat wajar kalau kita minta 13% dinaikan,” katanya.

Pihaknya juga meminta agar Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menemui para pekerja untuk merundingkan dan membuat kesepakatan permintaan kenaikan UMK. Sehingga, kesejahteraan buruh di Indonesia khususnya Jawa Tengah bisa mendapat kesejahteraan disaat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

“Batas waktu sebelum tanggal 28 November. Kalau tidak dilaksanakan kami DPD SPN Jateng akan menginstruksikan kepada seluruh jajaran kami bahwa PUK di masing-masing perusahaan membut permohonan kepada management untuk berunding membuat kesepakatan meminta upah sesuai dengan kebutuhan kita. Dan jika tidak dilaksanakan kami berhak untuk mogok kerja,” tuturnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara