URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang mulai menerima bantuan untuk korban gempa Cianjur. Bantuan tersebut terkumpul di Posko Bantuan Peduli Bencana milik Pemerintah Kota Semarang. Bantuan yang terkumpul tidak hanya berasal dari dalam Kota Semarang saja, tapi juga beberapa kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terima Bantuan Gempa Cianjur dari Pengusaha, Mbak Ita Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Terima Bantuan Gempa Cianjur dari Pengusaha, Mbak Ita Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Terima Bantuan Gempa Cianjur dari Pengusaha, Mbak Ita Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG Pemerintah Kota Semarang mulai menerima bantuan untuk korban gempa Cianjur. Bantuan tersebut mulai terkumpul di Posko Bantuan Peduli Bencana milik Pemerintah Kota Semarang. Bantuan yang terkumpul tidak hanya berasal dari dalam Kota Semarang saja, tapi juga beberapa kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah hari ini Pemkot Semarang telah menerima bantuan dari teman-teman pengusaha Tionghoa yang ada di Jawa Tengah. Ini ada 1.104 boks macam-macam bantuannya. Sebelumnya kami sampaikan kebutuhan (yang urgent) di sana adalah makanan siap saji, terpal dan popok atau pampers,” ujar pelaksana tugas wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di lobi kantor wali kota Semarang, Senin (28/11).

“Sehingga dalam bantuan yang diserahkan ada kornet, mie instan cup, biskuit, susu. Dan yang terakhir nanti ada tambahan bantuan menyusul berupa terpal. Jadi 1.104 boks itu belum termasuk terpal,” lanjut Mbak Ita, begitu ia biasa disapa.

Pemerintah Kota Semarang sendiri telah membuka Posko Bantuan Peduli Bencana, yang siap menerima bantuan bagi korban bencana gempa. Posko tersebut mulai dibuka pada Jum’at (25/11) sampai dengan Rabu (30/11) pukul 21.00 WIB yang bertempat di P3DN Balai Kota Semarang. Menurut rencana semua bantuan yang terkumpul nantinya akan dikirim ke Cianjur sekaligus pada hari Kamis, (1/12).

Mbak Ita meminta dinas-dinas yang terlibat seperti BPBD, Dinas Sosial dan lainnya supaya saling koordinasi agar pendistribusian bantuan nantinya dapat berjalan dengan baik. “Pemerintah kota Semarang mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang sudah mau berbagi kepada saudara kita yang ada di Cianjur. Semoga di sana bisa diterima oleh pihak yang berwenang atau pemerintah Cianjur sehingga akan memberikan (membagikan) bantuan itu secara tepat sasaran,” tutup Mbak Ita.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Arif Rudianto mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa Cianjur pada saat pembukaan posko. “Kami menerima donasi dalam bentuk apapun untuk meringankan beban korban gempa. Jika ingin menyumbang bisa langsung ke posko di depan gedung P3DN,” ujar Arif.

BACA JUGA :

Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved