KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ungkapan Syukur Atas Hasil Panen, Ratusan Warga Kenteng Susukan Ikuti Iriban

Ungkapan Syukur Atas Hasil Panen, Ratusan Warga Kenteng Susukan Ikuti Iriban

Ungkapan Syukur Atas Hasil Panen, Ratusan Warga Kenteng Susukan Ikuti Iriban

RASIKAFM.COM, SALATIGA – Ratusan warga Dusun Daleman Desa Kenteng Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang memeriahkan tradisi iriban..minggu (4/12/2022) pagi.

Tradisi iriban ini merupakan tradisi yang digelar satu tahun sekali dengan membersihkan sendang Tlogo.

Selain membersihkan sendang, para warga juga menangkap ikan yang ada di sendang tersebut.
Kadus Dusun Dalaman, Habib Masut mengatakan bahwa tradisi ini digelar satu tahun sekali setelah dua kali panen.

“Tradisi ini merupakan sedekah atas panen yang dihasilkan di sawah dan mata air di tlaga ini,” kata Habib kepada wartawan Minggu (4/12/2022).

“Untuk harinya tidak pasti karena kita menunggu sawah panen dulu lalu kita bisa mengadakan iriban serta dua kali panen dulu membersihkan

Para warga dibagi menjadi dua tempat saat membersihkan sendang tersebut.

“Untuk para petani membersihkan saluran irigasi yang menuju sawah mereka, dan untuk warga membersihkan sendangnya,” ujarnya.

Dikatakannya, tradisi ini diikuti oleh semua warga Dusun Dalaman kurang lebih diikuti sekitar 300 orang.

Ia mengaku tradisi iriban ini sudah digelar secara turun-temurun dari nenek moyang.

Sendang Tlogo ini memiliki tiga tlaga yang merupakan sumber kehidupan bagi warga Dusun Dalaman.

“Untuk tlaganya ada tiga, ini juga sumber air untuk sehari-hari seperti mandi, pertanian, diambil untuk air minum dan lainnya,” ungkapnya.

Habib menambahkan pengambilan ikan di sendang Tlogo ini bertujuan agar endapan atau lumpuryang ada di sendang menjadi hilang.

“Penangkapan ikan ini dari dulu bertujuan agar endapan lumpur di bawah bisa terombang-ambing dan bisa ikut keluar jadi sekalian membersihkan sendang sekalian mengambil ikan,” katanya.

Sementara itu, Warga Dusun Dalaman Aan Subiyanto mengungkapkan bahwa tradisi ini sangat ditunggu oleh para warga.

“Tradisi atau acara ini sangat meriah sekali dan tentunya disambut oleh antusias masyarakat di sekitar,” kata Aan.

Dalam mengambil ikan, para warga tidak diperbolehkan menggunakan alat tangkap apapun.

“Kita sudah memberikan arahan kepada warga agar pengambilan ikannya cukup pakai tangan kosong saja,” ungkapnya.

Agus Purnomo saat diwawancarai Media seputar Tradisi Iriban (Vidio dok IST)

 

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP