URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Dian Nuswantoro, memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang literasi dengan topik “Penyuluhan dan Pelatihan Optimalisasi Literasi Digital bagi anggota PKK Desa Pabelan dalam memerangi informasi dan berita hoak di internet” di kantor Balai desa Pabelan, Jalan Pemuda no. 91 Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Hoak, Udinus Gelar Literasi Digital di Desa Pabelan

Cegah Hoak, Udinus Gelar Literasi Digital di Desa Pabelan

Cegah Hoak, Udinus Gelar Literasi Digital di Desa Pabelan

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Maraknya informasi dan berita hoak yang sering muncul di era teknologi ini dilakukan berbagai upaya untuk mengatasinya. Tak terkecuali yang dilakukan oleh tim dari Universitas Dian Nuswantoro, memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang literasi di kantor Balai desa Pabelan, Jalan Pemuda no. 91 Kabupaten Semarang, belum lama ini.

Dengan topik “Penyuluhan dan Pelatihan Optimalisasi Literasi Digital bagi anggota PKK Desa Pabelan dalam memerangi informasi dan berita hoak di internet” diikuti oleh pengurus dan anggota yang berjumlah lebih dari 30 peserta selama.

Kegiatan menghadirkan narasumber Dr.Agus Triyono,MSi yang menjelaskan tentang bagaimana mengenali dan mengantisipasi munculnya berita maupun informasi hoak.

“Hoak itu muncul memang dibuat untuk membuat keruh, oleh karenanya harus mampu mengenali dan mencegahnya. Apalagi dunia internet berkembang sangat cepat, pengetahuan tentang teknologi itu harus juga berimbang sehingga mampu mengurangi resiko yang terjadi,” jelas Agus.

Informasi dan berita yang beredar beredar dalam dunia teknologi saat ini, harus disikapi secara kritis. Agus menilai, harus dicek kebenarannya dan jangan mudah mempercayai hal-hal belum tentu kebenarannya. Kritis adalah langkah pertama dan utama dalam mengantisipasinya.

“Kritis menjadi sangat penting untuk mengecek kebenaran atas informasi atau berita. Bisa dilihat dari sumber dari mana, siapa yang menyampaikan, alamat url_nya apa, masuk akal apa tidak, dan lain sebagainya,” tambah nya.

Ada baiknya apa bila ada informasi atau berita belum jelas bisa diskusi dulu dengan orang yang lebih paham. Bisa dengan anak, saudara, tetangga atau siapa saja untuk dapat diklarifikasi lebih lanjut. Paling tidak jangan melakukan share apa bila tidak memahaminya karena memiliki resiko yang tinggi.

Apalagi hal tersebut berkaitan dengan UU ITE yang bisa saja memberikan dampak pada aspek hukum seperti pada kasus-kasus lain yang terjerat kasus penyebaran hoak.

Namun demikian, Agus memberikan alternatif jika menemukan hal-hal berita informasi yang belum tentu kebenarannya tersebut bisa menggunakan aplikasi yang direkomendasikan. Seperti halnya www.turnbackhoax.id, www.cekfakta.com, bergabung grup Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Install aplikasi Hoax Buster Tools, atau bisa melalui portal resmi di kominfo dan media yang sudah terverifikasi dewan pers.

Pembicara lain, dalam kesempatan tersebut adalah Suhariyanto,MKom, dan M Hasan Basori yang mengupas tentang pemahaman peran teknologi informasi yang semakin pesat. Serta maraknya fungsi multimedia yang saat ini menduduki peranan penting dalam penyebaran hoak.(*)

BACA JUGA :

Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved