RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab Tiga PJU

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab Tiga PJU

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab Tiga PJU

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) tiga Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng di ruang kerjanya, Selasa (10/1/2022).

Tiga jabatan yang diserah terimakan yaitu Karo Ops, Dirreskrimum dan Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Jabatan Karo Ops diserahterimakan dari Brigjen Pol Firly Ruspang Samosir kepada Kombes Pol Basya Radyananda. Brigjen Firly mendapat promosi jabatan baru sebagai Komandan Pasukan Brimob 1 Korps Brimob Polri.

Adapun Kombes Basya bukan sosok baru di lingkungan Polda Jawa Tengah. Pria lulusan Akpol 1996/Yon Wirasatya tersebut pernah menjabat Dansat Brimob Polda Jateng pada tahun 2020 sebelum akhirnya mendapat promosi sekolah di Sespimti Polri.

Sedangkan jabatan Dirreskrimum diserahkan dari Brigjen Pol Djuhandani Raharjo Puro kepada Kombes Pol Johanson R Simamora. Brigjen Djuhandani mendapat promosi sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Polri. Namun sosok yang pernah menjabat Dirreskrimsus Polda Jateng tersebut tengah melakukan perjalanan ibadah ke Yerusalem.

Sementara untuk,m jabatan Kabid TIK diisi pejabat baru yaitu Kombes Pol Didik Dwi Santoso. Sebelumnya, jabatan tersebut kosong pasca Kombes Pol Alfian Nurrizal yang mendapat promosi sebagai Direktur Lalu Lintas Polda DIY.

Irjen Ahmad Luthfi dalam sambutannya mengatakan, Polda Jateng saat ini dihadapkan pada pengamanan kegiatan-kegiatan politik menjelang Pemilu 2024 yang akan datang. Dia berharap seluruh elemen termasuk pejabat baru siap menghadapi tantangan tersebut

“Tentunya harus disiapkan strategi pengamanan dan terobosan-terobosan kreatif agar rangkaian kegiatan tersebut berjalan aman. Penetrasi kegiatan di kewilayahan harus segera dilakukan. Untuk itu kita harus siap dan sigap,” ujar Luthfi dalam keterangannya.

Terkait promosi jabatan bintang satu yang diraih Kombes Firly dan Kombes Djuhandani, Kapolda mengaku kedua sosok tersebut telah menunjukkan prestasi kinerja yang baik selama bertugas di Polda Jateng. Promosi untuk menduduki jabatan perwira tinggi, sambung dia, merupakan hasil seleksi dalam pembinaan karier Polri.

Setiap pejabat yang berpotensi dan berprestasi lambat laun akan diorbitkan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi. “Ibaratnya setiap emas akan tersaring dan terseleksi dari dasar sungai. Dan institusi Polri selalu mencari sosok-sosok emas untuk diangkat guna menjawab berbagai tantangan dalam membina dan menjaga stabilitas kamtibmas,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px