URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menghadapi isu penculikan anak di Jawa Tengah, SD Sugihan 3 bekerjasama dengan Satlantas Polres Semarang untuk mengedukasi antisipasi penculikan di sekolah. Sosialisasi ini diharapkan dapat mengurangi kecemasan para orang tua dan mencegah terjadinya penculikan di wilayah Tengaran dan sekitarnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Edukasi Antisipasi Penculikan, Satlantas Polres Semarang Gelar Sosialisasi di SDN Sugihan 3 Tengaran

Edukasi Antisipasi Penculikan, Satlantas Polres Semarang Gelar Sosialisasi di SDN Sugihan 3 Tengaran

Edukasi Antisipasi Penculikan, Satlantas Polres Semarang Gelar Sosialisasi di SDN Sugihan 3 Tengaran

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Merebaknya isu tentang penculikan anak membuat sebagian orang tua di Jawa Tengah resah. Pun tak terkecuali yang terjadi diwilayah Tengaran dan sekitarnya.

Untuk mengurangi kecemasan para orang tua, pihak SD Sugihan 3 menggandeng Satlantas Polres Semarang untuk melakukan edukasi antisipasi penculikan disekolah dengan peserta semua siswa siswi dan orang tua, Selasa 14 Februari 2023.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Tengaran, Polres Semarang IPDA Mundakir SH, yang dibantu oleh Aiptu Joko Nurwasito SH., Banit Lantas Polsek Tengaran.

Pantauan Rasika FM dalam sosialisasi ini pihak Polres juga membawa serta badut Zebra agar anak sekolah merasa nyaman dan tidak takut.

Kepada wartawan, Kanit Lantas Polsek Tengaran, Polres Semarang IPDA Mundakir SH mengatakan, dari Polres Semarang melakukan sosialisasi penculikan anak agar jangan sampai terjadi diwilayah Tengaran.

“Sosialisasi dilakukan untuk mensikapi munculnya info di medsos yang masih gencar soal penculikan anak, bahkan ortu merasa resah, terutama yang bersekolah jauh dari pemukiman,” ujar Ipda Mudakir.

Mudakir menambahkan, saat ini pihaknya kerap melakukan sosialisasi, termasuk dalam hal tertib berlalu lintas, dilain pihak masyarakat diminta tenang, khusus kepada pihak sekolah untuk waspada dan “open” dengan lingkungan sekitar, misalnya ada warga asing dilingkungan sekolah maka wajib ditanyakan identitas dan keperluan

“Kegiatan sosialisasi kesekolah ini sekaligus menindaklanjuti instruksi dari bapak Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra dan Kasatlantas AKP Dwi Himawan agar Polisi hadir di sekolah” ujar Mudakir.

Pihaknya berharap kedepan penculikan anak tidak terjadi di Tengaran.

Bagi Ihsan, salah satu orang tua siswa mengaku jika saat ini wajar ada rasa takut dan khawatir terutama saat jam kepulangan siswa tidak ada yang menjemput, apalagi bagi wilayah sekolah yang berada dipinggiran

“Dulu kami khawatir akan adanya isu penculikan, namun sekarang Alhamdulillah ibu kepala sekolah sudah menyediakan mobil jembutan bagi siswanya” ujar orang tua siswa kelas 5 ini.

Disatu sisi dirinya mengaku senang karena dari pihak kepolisian mau memberikan materi dan pegertian soal antisipasi atau cara menghindari kasus penculikan.

“Kami para orang tua bersyukur ada sosialisasi yang dilakukan oleh bapak Polisi sehingga kami lebih paham dan waspada” tambahnya.

Kepala SD Sugihan 3, Septina Ika Kadarsih, S.Pd., M.Pd berharap setelah adanya sosialisasi ini para orang tua tidak lagi khawatir dan menjadi tenang saat munculnya isu penculikan anak.

Ika menegaskan sebagai langkah antisipasi penculikan saat ini pihak sekolah sudah menyediakan mobil jemputan bagi siswa.

– Ipda Mudakir SH saat diwawancarai Rasika FM
– Aiptu Joko Nurwasito SH., Banit Lantas Polsek Tengaran saat sampaikan sosialisasi

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara