URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang, mengajak seluruh lapisan masyarakat Muslim untuk bersama-sama menciptakan wajah Islam moderat di Kota Semarang. Hal ini disampaikan pada acara silaturahmi dan pelantikan pengurus Yayasan Jaga Bumi Aswaja, Kota Semarang, pada Sabtu (1/4/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Ajak Masyarakat Ciptakan Wajah Islam Moderat

Wali Kota Semarang Ajak Masyarakat Ciptakan Wajah Islam Moderat

Wali Kota Semarang Ajak Masyarakat Ciptakan Wajah Islam Moderat

Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang, mengajak seluruh lapisan masyarakat Muslim untuk bersama-sama menciptakan wajah Islam moderat di Kota Semarang. Hal ini disampaikan pada acara silaturahmi dan pelantikan pengurus Yayasan Jaga Bumi Aswaja, Kota Semarang, pada Sabtu (1/4/2023).
Pemkot Semarang
Acara silaturahmi dan pelantikan pengurus yayasan Jaga Bumi Aswaja ini turut dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Semarang, Ketua TP PKK Kota Semarang, serta para Alim Ulama kota Semarang.
featured-img

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengajak semua lapisan masyarakat yang beragama Islam untuk bersama-sama menciptakan wajah Islam yang moderat di Kota Semarang. Hal itu disampaikan saat dirinya hadir dalam acara silaturahmi dan pelantikan pengurus Yayasan Jaga Bumi Aswaja, Kota Semarang, Sabtu (1/4/2023).

“Saatnya kita bersama-sama, banyak hal yang kadang benar tapi diplintir dan hal salah malah dibesarkan. Ini adalah tugas kita semua bagaimana menjadi perwakilan Islam, Islam yang moderat,” ucap wali kota yang akrab disapa Mbak Ita di pondok Pesantren Roudotus Saidiyyah Gunungpati.

Mbak Ita juga menyampaikan mengenai pentingnya peran organisasi masyarakat untuk menjadi pendidik generasi muda untuk dapat beragama Islam yang baik dan benar, sehingga tidak hanya pintar tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik.

“Bagaimana menanamkan pendidikan agama Islam yang tentunya diperlukan untuk anak-anak kita dan generasi muda Kota Semarang. Sehingga harapannya tidak hanya pendidikannya baik, tetapi budi pekertinya juga baik,” tutur.

Pihaknya juga berharap para kiai dan ulama dapat memberi masukan-masukan kepada pemerinta Kota Semarang. Mengingat, peran kiai dan ulama sangat besar dan keberadaannya sangat dekat dengan masyarakat.

“Tentunya ini (Yayasan Jaga Bumi Aswaja) adalah satu wadah dari para kiai dan ulama mengenai Islam di Kota Semarang. Sehingga nantinya bisa memberi masukan-masukan dan menjadi corong serta penyambung program-program pemerintah. Kemudian juga sebaliknya,” tandas mbak Ita.

“Panjenengan adalah garda terdepan, mungkin kalau panjenengan tahu jalannnya rusak atau ketika di lapangan bertemu hal-hal yang bisa jadi masukan buat kami. Kami siap, karena tujuan dari pemerintah Kota Semarang adalah membuat masyarakat Kota Semarang sejahtera,” tutupnya.

Acara silaturahmi dan pelantikan pengurus yayasan Jaga Bumi Aswaja ini turut dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Semarang, Ketua TP PKK Kota Semarang, serta para Alim Ulama kota Semarang.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum